Jarang Tampil di Publik, Ini Gaya Manis Taylor Swift saat Jalan dengan Pacarnya
·waktu baca 3 menit

Setelah sekian lama tidak terlihat pacaran di publik, Taylor Swift dan kekasihnya, Joe Alwyn, kembali tertangkap kamera. Dalam foto keduanya yang diambil pada Senin (17/10), Taylor dan Joe tengah berjalan bersama menyusuri jalanan New York City (NYC).
Untuk kencannya di kota metropolitan ini, Taylor Swift tampak manis dengan gaya khas musim gugur yang tampak hangat. Dilansir Elle, Taylor mengenakan sweater longgar dan panjang berwarna gelap.
Atasan tersebut dipadukan dengan rok mini bermotif plaid atau kotak-kotak dengan warna bernuansa warm. Tak lupa, untuk menghangatkan kaki di tengah musim gugur, ia mengenakan stocking gelap dari brand Calzedonia.
Sebagai pelengkap penampilannya, perempuan 32 tahun ini turut mengenakan sling bag panjang berwarna cokelat serta anting hoops kecil. Taylor membiarkan rambut panjang berponi khasnya tergerai ditiup angin, memberikan kesan laid back alias santai pada gayanya.
Penampilan sang pacar, Joe Alwyn, juga tak kalah hangat. Aktor berusia 31 tahun ini memilih sweater berwarna hijau tua yang dipadukan dengan celana jeans biru terang. Ia melengkapi penampilannya dengan kacamata ber-frame tebal warna hitam.
Pasangan yang sudah menjalin kasih sejak 2016 ini memang sangat privat soal hubungan mereka, Ladies. Momen keduanya tampil berpacaran di hadapan publik terbilang langka.
Kali terakhir Taylor dan Joe tampak bersama di publik adalah pada bulan Juli lalu. Saat itu, keduanya tertangkap kamera sedang berjalan bersama di suatu area di London, Inggris.
Kencan Taylor Swift dan Joe Alwyn di NYC ini berlangsung beberapa hari sebelum album baru Taylor, Midnights, dirilis. Album ini diluncurkan pada 21 Oktober tengah malam waktu Amerika Serikat.
Track pertama di album ini, yakni Lavender Haze, merupakan lagu yang terinspirasi dari indahnya hubungan Taylor dan Joe. Hal ini disampaikan oleh Taylor dalam video Reels Instagram di akun @taylorswift yang diunggah pada 7 Oktober lalu.
“Lavender Haze adalah track pertama dalam album Midnights. Saya mengetahui frasa ‘lavender haze’ ketika saya sedang menonton film Mad Men. Saya pun mencari maknanya karena saya pikir, istilah itu terdengar keren. Ternyata, itu adalah frasa yang biasa digunakan di era 50-an untuk mendeskripsikan mereka sedang jatuh cinta,” ucap Taylor saat itu.
Ia mengatakan, ketika seseorang sedang berada di fase lavender haze, ia akan melakukan apa pun untuk mempertahankannya. Taylor pun menyambungkannya dengan hubungan asmaranya sendiri yang sudah berlangsung selama enam tahun. Kendati demikian, ia tidak secara gamblang menyebutkan nama Joe sebagai inspirasi dari lagu ini.
“Layaknya hubungan percintaan saya, selama enam tahun kami harus menghindari rumor-rumor aneh, pemberitaan di tabloid, dan kita mengabaikannya. Jadi, lagu ini adalah tentang mengabaikan hal-hal buruk seperti itu untuk melindungi hal-hal yang nyata,” imbuhnya.
Nah, begitulah gaya manis Taylor Swift ketika berjalan bersama sang kekasih, Joe Alwyn, di New York City. Bagaimana pendapatmu, Ladies? Apakah gaya busana Taylor cocok dijadikan inspirasi gaya saat kencan dengan pacar?
