Kisah Camilla, dari Kekasih Gelap Hingga Jadi Permaisuri Kerajaan Inggris
·waktu baca 3 menit

Ratu Elizabeth II meninggal dunia di usia 96 tahun pada Kamis (8/9). Kini Pangeran Charles pun naik takhta menjadi Raja Inggris dan Camilla Parker Bowles akan mendampingi suaminya sebagai Permaisuri.
Sebelumnya Ratu Elizabeth II memang telah merestui Camilla, sang Duchess of Cornwall, untuk menjadi Permaisuri atau Queen Consort.
Hal ini disampaikan Ratu sebelum ia meninggal dunia, tepatnya pada acara Platinum Jubilee 2022, di mana Yang Mulia mengungkapkan keinginannya agar menantunya itu bisa diakui dan diterima masyarakat Inggris sebagai pendamping raja setelah Charles menggantikannya kelak.
Lewat pernyatan resmi yang turut diunggah Twitter Kerajaan Inggris saat momen itu, Ratu juga menuliskan pengumuman tersebut lebih lanjut. "Ini adalah keinginan tulus saya, ketika saatnya tiba, Camilla akan dikenal sebagai Permaisuri saat dia melanjutkan pengabdiannya yang setia."
Awal perjalanan Camilla menjadi bagian dari keluarga kerajaan Inggris memang tidaklah mulus. Ia pernah menjadi kontroversi karena dicap oleh publik sebagai orang ketiga di dalam pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana.
Sosok Camilla juga tidak bisa lepas dari bayang-bayang kematian Putri Diana yang meninggal dalam usia 36 tahun saat mobilnya mengalami kecelakaan di Paris tahun 1997.
Menurut laman Reuters, pada saat kematian Putri Diana itu, Camilla digambarkan oleh media sebagai perempuan yang paling dibenci di Inggris, bahkan ia seharusnya tidak pernah bisa menikahi Pangeran Charles.
Memang perlu waktu yang lama bagi Camilla untuk bisa diterima menjadi bagian dari keluarga kerajaan Inggris. Meski Ratu telah mengenal Camilla sejak lama, tapi Ratu tetap kecewa dengan skandal perselingkuhan Camilla dengan Charles yang sangat menghebohkan pada masanya itu. Sehingga kabarnya butuh waktu bagi Ratu untuk menerima keputusan Pangeran Charles untuk menikahi Camilla.
Lika-liku kisah cinta Camilla dan Pangeran Charles
Charles dan Camilla pertama kali bertemu di pertandingan polo Windsor pada 1970. Hal ini juga menggiring opini kalau keduanya memiliki banyak hobi dan minat yang sama.
Ia memiliki kepribadian yang sangat berbeda dengan Diana yang dikenal lebih suka dengan budaya pop, berbelanja, hidup glamor, dan kurang tertarik pada alam atau kuda.
Isu perselingkuhan Camilla dan Pangeran Charles memang telah mencuat saat Charles masih berstatus sebagai suami Diana. Meski begitu, Charles pernah mengaku dalam sebuah wawancara TV kalau hubungannya bersama Camilla ada setelah pernikahannya dengan Diana hancur.
Namun, Diana tak bisa menerima hal itu dan menjuluki Camilla sebagai “the Rottweiler”. Diana menyalahkan Camilla sebagai perusak dan merupakan orang ketiga yang membuat rumah tangganya dengan Charles kandas. Meski begitu, Camilla dan Charles akhirnya resmi menikah pada 2005, berselang delapan tahun setelah kematian Diana.
Kisah cinta yang kuat antara keduanya memang selalu menjadi sorotan publik. Setelah pernikahan Charles dan Diana hancur, Charles juga dikabarkan pernah membelikan cincin berlian, seeokor kuda, hingga mengirimkan seikat bunga mawar merah setiap hari kepada Camilla.
Sebuah percakapan telepon antara Camilla dan Charles yang direkam secara rahasia juga pernah tersebar pada tahun 1993. “Aku akan menderita untukmu. Itulah kekuatan cinta,” ungkap Camilla seperti dilansir dari Reuters.
Pernah jadi orang yang paling dibenci di Inggris, kini Camilla resmi menjadi Queen Consort
Terlepas dari segala drama yang ada, citra Camilla memang terus membaik, kerja keras dan pengabdiannya pada kerajaan terlihat nyata.
Menurut laman Mirror, Camilla dikenal sebagai seseorang yang berani bersuara. Ia juga banyak memperjuangkan isu soal kekerasan seksual perempuan dan mendukung para penyintas kekerasan rumah tangga.
Pengamat kerajaan juga mengatakan Camilla memiliki kepribadian yang baik. Ia memiliki karakter yang bijaksana, ramah, serta punya selera humor yang bisa menyenangkan hati orang-orang yang bertemu dengannya.
Iya, mungkin nama Camilla tidak akan pernah benar-benar memenangkan hati banyak rakyat Inggris sepenuhnya, tapi kini ia adalah seorang Queen Consort. Bagaimana pendapatmu soal kisah perjalanan Camilla menjadi bagian dari keluarga kerajaan Inggris ini, Ladies?
