Kisah Inspiratif Sara Geurts, Model 31 Tahun yang Kulitnya Dipenuhi Keriput

22 November 2022 15:34
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kisah inspiratif Sara Geurts, model 31 tahun yang kulitnya dipenuhi keriput. Foto: Instagram/@sarageurts
zoom-in-whitePerbesar
Kisah inspiratif Sara Geurts, model 31 tahun yang kulitnya dipenuhi keriput. Foto: Instagram/@sarageurts
ADVERTISEMENT
Menjadi seorang model identik dengan tubuh dan paras yang sempurna. Banyak orang berlomba-lomba untuk memenuhi standar kecantikan demi menjadi seorang model dan mendapat banyak sorotan.
ADVERTISEMENT
Selama ini, ekspektasi publik terhadap para model cenderung tinggi, seperti memiliki kulit putih, rambut panjang, dan tubuh yang langsing. Alhasil, banyak perempuan merasa kurang percaya diri karena percaya pada standar kecantikan tertentu.
Meski begitu, semakin banyak perempuan yang tak lagi merasa terpengaruh oleh standar tersebut. Banyak juga yang memiliki tampil beda bahkan mengidap penyakit langka, namun tetap tampil percaya diri dan bahkan bisa membangun karier sebagai seorang model.
Model tersebut adalah Sara Geurt, perempuan asal Minnesota, Amerika Serikat (AS). Sara menderita sindrom Dermatosparaxis Ehlers-Danlos, yaitu kondisi genetik langka yang memperlambat produksi kolagen.
Sara Geurts, model 31 tahun yang kulitnya dipenuhi keriput Foto: Instagram/@sarageurts
zoom-in-whitePerbesar
Sara Geurts, model 31 tahun yang kulitnya dipenuhi keriput Foto: Instagram/@sarageurts
Kondisi ini membuat penderitanya mengalami penuaan dini atau kulit menua sebelum waktunya. Meski memiliki kondisi yang berbeda secara fisik dengan orang lain, ternyata tak menyurutkan tekad Sara untuk menjadi seorang model.
ADVERTISEMENT
“Kamu cantik dan kamu bisa menggapai apa pun yang kamu mau,” kata Sara, seperti dikutip dari Bright Side.
Perjalanan kondisi langka ini dimulai ketika Sara Geurts berusia 10 tahun. Melambatnya produksi kolagen membuat kulit Sara rentan dan sensitif serta timbul keriput di usia dini.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sindrom Dermatosparaxis Ehlers-Danlos ini juga membuat Sara mengalami nyeri sendi dan tulang rapuh. Ketika pertama kali didiagnosis, kondisi ini sempat membuat ia berpikir untuk mengakhiri mimpinya menjadi model.
Sara Geurts, model 31 tahun yang kulitnya dipenuhi keriput Foto: Instagram/@sarageurts
zoom-in-whitePerbesar
Sara Geurts, model 31 tahun yang kulitnya dipenuhi keriput Foto: Instagram/@sarageurts
Saat SMA, perempuan berusia 31 tahun ini berusaha menutupi kondisi kulitnya. Ia juga tidak mau membicarakannya sehingga ia merasa hidup dalam kebohongan. Tak mau hidup dalam keterpurukan, Sara memilih mengejar apa yang dicita-citakannya sejak kecil.
Pada 2015, Sara membagikan kisahnya ke Love Your Lines, sebuah kampanye untuk merayakan 'ketidaksempurnaan' pada kulit. Kampanye tersebut mengajak orang-orang mengirimkan kisah tentang kondisi kulit mereka beserta sebuah foto.
ADVERTISEMENT
Kisahnya ini mendapat respons positif dari banyak pihak. Kini, Sara Geurts sendiri aktif mengunggah penampilan tubuhnya dengan lebih berani dan percaya diri di media sosial. Sejak itulah nama Sara dikenal banyak orang.
Sara Geurts, model 31 tahun yang kulitnya dipenuhi keriput. Foto: Instagram/@sarageurts
zoom-in-whitePerbesar
Sara Geurts, model 31 tahun yang kulitnya dipenuhi keriput. Foto: Instagram/@sarageurts
"Dengan setiap kesempatan, saya menyadari kekuatan saya, berkembang dan mengubah perspektif," ujarnya.
Dengan segala keunikannya, Sara justru mendobrak standar kecantikan umum di dunia model. Ia mampu memberikan inspirasi dan pandangan berbeda di dunia modeling.
“Saya ingin mendobrak penghalang ‘kesempurnaan’ masyarakat yang beredar. Penghalang yang membuat kita menjadi sempurna dalam semua aspek kehidupan, pekerjaan, interaksi sosial, dan personal,” tutup Sara.