Kupas Tuntas Tren Natural Skin Care dalam Program S.O.S kumparanWOMAN
·waktu baca 4 menit

Ladies, skin care atau perawatan kulit dan kecantikan adalah kebutuhan dasar perempuan. Tren skin care juga semakin berkembang seiring perubahan zaman. Salah satu tren produk perawatan kulit yang sedang digandrungi perempuan saat ini adalah natural skin care.
Menurut sebuah publikasi di jurnal internasional JAMA Dermatology, natural skin care menyumbang lebih dari seperempat dari 5,6 miliar dolar AS dalam penjualan skin care pada tahun 2018. Seiring dengan tren kesehatan dan permintaan konsumen untuk produk natural skincare juga tumbuh 23 persen menjadi 1,6 miliar dolar AS dari 2017 hingga 2018.
Kini dengan banyaknya produk di pasaran, kita sulit membedakan mana produk yang aman untuk kulit. Belum lagi, selama pandemi tren penjualan natural skincare secara daring membuat konsumen kesusahan untuk mengenali produk yang aman untuk tipe kulit kita. Dalam Program Sister of Soul (SOS) dari kumparanWOMAN yang kembali digelar pada Jumat (29/10). Sesuai judulnya, Kupas Tuntas Tren Natural Skincare, kali ini kumparanWOMAN membahas secara lengkap seputar info mengenai natural skincare bersama Dr. Arini Astasari Widodo, SpKK.
Tema ini dibahas agar perempuan lebih memahami tren natural skin care yang sering mereka gunakan. Sebab hingga saat ini masih banyak dari kita belum paham apa perbedaan natural skin care dan skin care pada umumnya serta manfaatnya bagi kesehatan kulit kita.
“Natural skin care adalah semua produk skin care yang didapatkan dari bahan yang ada di alam. Biasanya didapatkan dari buah, tumbuhan, hewan atau bakteri. Apakah semua yang natural aman? tidak selalu. Semuanya harus dilihat dari keamanan dan keefektifan kandungan dari bahan natural tersebut. Jadi apa yang sehat dan efektif untuk kulit kita belum tentu berbahan dasar natural,” ungkap Dr. Arini Astasari Widodo yang juga terkenal dengan akun Instagram @dermatologistjakarta di acara SOS 'Kupas Tuntas Natural Skincare’', Jumat (29/10)
Menurut Arini, untuk mengetahui keamanan natural skin care kita harus mengecek sertifikasi BPOM dan kandungan dalam skin care. Skin care natural adalah produk yang mengandung 95 persen bahan natural yang bisa ditemukan di alam. “Natural skin care mungkin saja melewati proses, seperti disuling, ditumbuk, digiling, dan diekstraksi. Tetapi saat kita gunakan kita masih bisa mengidentifikasi elemen yang sudah diproses masih ada di alam,” jelas Arini.
Sementara itu menurut pemaparan Arini, skin care sintetik adalah skin care berbahan dasar kimia yang dikerjakan di laboratorium. Ada pula skin care yang berasal dari alam tetapi diproses secara laboratorium sehingga kita tidak bisa melacak lagi bahan alaminya, ini sering disebut dengan skin care dengan naturally derived ingredient.
Dampak dari Natural Skin Care
Arini memaparkan bahwa natural skin care juga memiliki efek samping yang berbeda-beda tergantung bahan aktif dalam kandungan skin care. Dalam satu produk natural skin care terdapat active ingredients (bahan yang menyebabkan perubahan), pelarut (air atau minyak), stabilizer, pengawet, pewarna dan pembunuh kuman. Bahan aktif adalah bahan yang bisa berdampak pada kulit kita.
Dari segi keamanan, natural skin care belum tentu aman untuk kulit, karena kita tidak bisa mengukur takaran dari bahan aktifnya dan tidak ada aturan pemakaian yang tetap. Misalnya, pemakaian natural skin care masker dari lemon racikan rumahan , belum tentu aman untuk kulit. “Citrus lemon mengandung asam yang kadarnya berbeda-beda. Karena pemakaiannya di rumah, kita tidak bisa mengetahui takaran keasamannya. Terlalu asam dapat memberikan efek kulit terbakar dan meninggalkan bekas yang lama hilang,” jelas Arini.
Kita sering menyamakan persepsi antara kesehatan dan natural, tetapi ternyata keduanya adalah hal yang berbeda. Selain kata ‘natural’ kata ‘chemical free’ sering digunakan dalam produk skin care. Akan tetapi label ini belum tentu benar dan tidak jaminan lebih aman dan efektif untuk kesehatan kulit kita.
Tips memilih skin care dengan bahan natural
Di sesi SOS selanjutnya, Arini juga memberikan tips untuk memilih skin care yang aman untuk kulit kita. “Pilih skin care yang sudah terdaftar dari BPOM sebagai skin care resmi. Lihat kandungan dalam skin care, jangan sampai label natural pada skin care hanya klaim saja," ujarnya. Selanjutnya ia menyarankan, untuk memilih active ingredient yang sesuai kebutuhan kulit dan memperhatikan konsistensi kandungan natural skin care.
“Kandungan dan manfaat produk natural skin care ada bermacam-macam tergantung bahan dan produk yang kita gunakan. Pada dasarnya semua orang boleh menggunakan natural skin care, tetapi pemilihan produk dan manfaat skin care menjadi kuncinya. Pilihlah natural skin care sesuai dengan masalah dan tipe kulit kita,” ungkap Arini.
Penulis : Adonia Bernike Anaya
