Kumparan Logo

Makna di Balik 5 Kebohongan yang Sering Diucapkan Perempuan pada Pasangan

kumparanWOMANverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pasangan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan. Foto: Shutterstock

Ada sejumlah kebohongan yang sering diucapkan perempuan saat menjalani hubungan. Salah satunya adalah mereka sering bersikap seolah baik-baik saja, padahal sebetulnya ada berbagai macam emosi yang sedang disimpan dan bisa meledak sewaktu-waktu.

Namun, di balik kebohongan yang diucapkan perempuan ternyata ada maksud baik yang sebetulnya sering disalahpahami pria. Misalnya, di saat perempuan mengatakan kalau dia akan menerima kamu apa adanya, bukan berarti kalimat tersebut tanpa pengecualian. Mereka bisa saja menjadi sosok yang sangat mengatur ataupun memberikan berbagai masukan yang kerap membuatmu kesal, padahal sikapnya ini bertujuan untuk membuat kamu terlihat lebih keren dan percaya diri.

Tak hanya itu, melansir dari Times of India, masih ada pula beberapa kebohongan lainnya dari perempuan serta makna sesungguhnya yang perlu kamu ketahui.

1. Berkata dirinya baik-baik saja

“Gapapa, aku baik-baik aja.”

Kadang perempuan berbohong soal kondisinya karena ingin pasangan lebih peka. Foto: Shutterstock

Apakah kamu pernah mendengar kalimat tersebut dilontarkan oleh pasangan ketika kamu menanyakan kondisinya? Tenang saja, kamu bukan satu-satunya orang yang mengalami hal tersebut karena perempuan memang diketahui sering mengucapkan kalimat itu untuk menyembunyikan perasaannya.

Biasanya perempuan menginginkan pasangan untuk lebih peka dan mengetahui apa yang menjadi maksudnya, seperti tanggal pernikahan, ulang tahun, ataupun hal lainnya yang mungkin kamu anggap sepele. Bagi pria yang sudah cukup mengenal kekasihnya biasanya akan langsung tahu makna tersembunyi di balik kalimat tersebut.

“Perempuan punya kecenderungan mengharapkan pria memahami perkataannya. Bahkan dengan berdiam diri pun, perempuan ingin pria tahu kalau dirinya sedang terluka sehingga membuat pasangan terjebak dalam situasi yang tak pasti,” jelas Aruna Broota, seorang psikolog asal India, seperti dikutip dari Times of India.

2. Menerima pasangan apa adanya

Hubungan memang tak lepas dari kekurangan karena setiap orang memiliki kebiasaan buruk yang kadang sulit untuk diubah. Oleh karena itu, menerima pasangan apa adanya merupakan hal penting sehingga kamu tidak berekspektasi menjalani hubungan seperti yang ada dalam kisah dongeng.

ilustrasi pasangan saling menerima apa adanya. Foto: Shutterstock

Namun, perempuan terkadang punya kecenderungan mengatur pasangannya dalam hal lain, seperti cara berpakaian, gaya rambut, dan hal lainnya. Ungkapan perempuan yang mau menerima kamu apa adanya sebaiknya jangan ditelan mentah-mentah karena pasti ada pengecualiannya.

Dalam India Times, dijelaskan bahwa meski perempuan suka mengatur bukan berarti mereka berbohong saat mengatakan akan menerima pasangan dengan segala kekurangan yang ada. Hanya saja, mereka ingin membuat kamu terlihat lebih baik yang juga bisa meningkatkan kepercayaan dirimu sendiri lewat penampilan atau hal lainnya.

3. Mengatakan dirinya tidak peduli

Para pria mungkin secara tak sadar sering melirik perempuan lain meski sudah memiliki pasangan. Walaupun kamu tidak memiliki niat selingkuh, nyatanya perempuan tidak menyukai hal tersebut. Namun, hebatnya mereka bisa berpura-pura bersikap tenang dan tak peduli di saat dirinya sudah kesal.

Ilustrasi pasangan Foto: Dok. Shutterstock

Untuk mengetahui perasaan perempuan yang sebenarnya, kamu bisa melihat gerak-gerik atau pertanyaan yang dia tanyakan setelah kamu melirik orang lain. Biasanya perempuan akan menanyakan apa yang membuat orang tersebut menarik untuk mengetahui apa alasan kamu melirik perempuan lain. Agar kamu bebas dari masalah, sebaiknya siapkanlah jawaban yang bijak atas pertanyaan tersebut dan mulailah menjaga sikap bila kamu sudah mempunyai pasangan.

4. Menyukai hubungan pertemanan pasangan

Pria biasanya khawatir bila pasangan tidak merasa cocok dengan teman-temannya. Tak jarang, pria akan menanyakan pendapat perempuan soal impresi pertama saat bertemu dengan teman sepergaulannya.

Di awal hubungan perempuan kerap kali ingin menunjukkan kalau dirinya bisa bergaul dengan baik dan tak masalah dengan teman dari pasangannya. Namun, lama-kelamaan kamu akan menyadari kalau mereka sebetulnya tidak merasa nyaman dan perlu mencari jalan keluar agar hubungan pertemanan dan percintaan kamu tetap berjalan dengan baik.

Ilustrasi suka pura-pura suka dengan pertemanan pasangan. Foto: Shutterstock

5. Tidak akan marah kalau pasangan jujur

Pria memang kerap kali dihadapkan pada situasi sulit yang membuat mereka serba salah, apakah harus jujur atau tidak. Terutama bila perempuan tiba-tiba menanyakan pendapat atau hal lainnya yang menurut mereka cukup sensitif, misalnya terkait penampilan.

Tak jarang, perempuan berusaha menggali informasi dari pasangan dengan mengatakan kalau dirinya tidak akan marah bila kekasihnya mengatakan hal yang jujur. Tentunya, mencoba bersikap waspada tidak ada salahnya, apalagi bila perempuan sudah mengatakan kalimat tersebut.

Namun perlu diketahui, perempuan bukannya tidak bisa menerima kritik atau ingin mendapat pujian sepanjang waktu. Mereka hanya membutuhkan masukan yang disampaikan lebih halus dan lembut dibanding kalimat berupa ejekan. Misalnya, saat kamu tidak menyukai riasan wajah perempuan yang terlalu tebal cobalah menyarankannya untuk memakai makeup yang lebih tipis dibanding secara frontal menyamakannya dengan hal aneh.

Penulis: Adinda Cindy Lapod