Kumparan Logo

Manfaat Kulit Bawang Merah untuk Tanaman & Cara Mengaplikasikannya

kumparanWOMANverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bawang merah. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bawang merah. Foto: Shutter Stock

Ladies, apakah Anda sering membuang kulit bawang merah setelah digunakan? Ya, beberapa dari kita biasanya akan langsung membuat kulit bawang merah karena dianggap sudah tidak bermanfaat lagi.

Padahal, faktanya kulit bawang merah memiliki beragam manfaat lho, khususnya untuk tanaman. Mengutip Balcony Garden, kulit bawang merah mengandung zat-zat atau senyawa yang bermanfaat baik untuk tanaman. Zat-zat yang dimaksud adalah kalium, zat besi, magnesium, hingga tembaga.

kumparan post embed

Lantas, apa saja manfaat kulit bawang merah untuk tanaman? Mengutip berbagai sumber, berikut manfaat kulit bawang merah untuk tanaman:

  1. Mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman

  2. Membuat batang tanaman lebih kuat

  3. Mendorong tanaman untuk berbunga dan berbuah

  4. Mencegah kerontokan bunga dan buah pada tanaman

  5. Meningkatkan hasil panen dari sebuah tanaman

  6. Meningkatkan kualitas hasil tanaman

  7. Meningkatkan daya tahan terhadap serangan hama dan penyakit

Nah, agar manfaat tersebut bisa didapatkan secara maksimal oleh tanaman, maka Anda pun harus mengolah kulit bawang merah dengan benar. Salah satu cara mengolah kulit bawang merah adalah dengan menjadikannya sebagai pupuk cair.

kumparan post embed

Bagi Anda yang masih bingung cara mengolahnya, simak cara membuat pupuk cair dari kulit bawang merah seperti dikutip dari Balcony Garden berikut.

Cara membuat pupuk cair dari kulit bawang merah

Ladies, simak cara membuat pupuk cair dari kulit bawang merah berikut ini.

  1. 1. Siapkan kulit bawang merah

    Siapkan 2-3 genggam atau semangkuk kulit bawang merah untuk dijadikan sebagai pupuk cair.

  2. 2. Rendam kulit bawang merah

    Rendam kulit bawang merah ke dalam wadah berisi 1 liter air bersih selama 24 jam.

  3. 3. Saring rendaman kulit bawang merah

    Setelah 24 jam, air rendaman kulit bawang merah akan menjadi kental. Lalu, saring airnya dan sisihkan ampas kulit bawangnya. Jika sudah, simpan air rendaman kulit bawang merah ke dalam sebuah toples dan pupuk cair pun siap digunakan.

  4. 4. Aplikasikan pupuk cair kulit bawang

    Jika hendak digunakan, tuang pupuk cair kulit bawang merah ke dalam botol semprotan tanaman. Siram tanaman dengan larutan tersebut setiap 3-4 kali dalam sebulan. Selain dengan cara tadi, Anda juga bisa menyiram pupuk cair kulit bawang merah secara langsung ke dalam tanaman. Pastikan untuk menyiram tanaman dengan pupuk cair secukupnya ya!

kumparan post embed

Ladies, itulah manfaat dan cara mengaplikasikan kulit bawang merah ke dalam tanaman. Anda bisa mengaplikasikan pupuk cair tersebut ke tanaman sayur maupun bunga. Agar tak berakhir di tempat penyimpanan sampah, sisa ampas kulit bawang merah tadi bisa Anda letakkan di media tanaman. Lama-kelamaan ampas kulit bawang merah tersebut akan hancur menjadi kompos.