Mengenal Barbiecore, Tren Fashion yang Viral Jelang Peluncuran Film Barbie
·waktu baca 4 menit

Ladies, jika kamu cukup aktif bermedia sosial dalam beberapa waktu terakhir, kamu mungkin tidak asing lagi dengan istilah Barbiecore. Menjelang peluncuran film Barbie pada 19 Juli, dunia para pencinta fashion tengah diramaikan dengan tren Barbiecore ini. Nah, sebenarnya, apa itu tren Barbiecore?
Dilansir CNN, serupa dengan namanya, Barbiecore adalah tema fashion dan konsep yang terinspirasi dari persona boneka Barbie.
Barbie, boneka yang lahir pada 1950-an di bawah perusahaan Mattel, terkenal berkat pesonanya yang hyper-feminine dan sangat fashionable.
Meski begitu, Barbie tidak hanya menunjukkan bahwa perempuan itu cukup tampil cantik dan stylish saja, tetapi juga harus mandiri, berani, dan bisa menjadi apa pun yang ia inginkan. Berkat pesona ini, Barbie sukses menjadi boneka yang ikonis dan dicintai oleh banyak anak perempuan di dunia.
Nah, salah satu ciri khas Barbie yang juga menjadi karakteristik utama Barbiecore adalah warna hot pink, fuchsia, dan bubblegum pink. Ini adalah rona pink yang cerah dan mampu menarik perhatian siapa pun yang melihatnya.
“Gaya fashion Barbiecore adalah apa pun yang merujuk pada dunia gemerlap milik Barbie, terutama apa pun yang berwarna hot pink dan bubblegum,” kata fashion stylist selebriti Samantha Brown, sebagaimana dikutip dari CNN.
Selain serba pink, ciri khas Barbiecore lainnya yang patut dicatat adalah warna-warna terang, outfit yang monokromatik alias terdiri dari satu warna yang sama, fashionable, bergaya cukup berlebihan, berhiaskan glitter, dan bermandikan kristal yang berkilauan.
Kemudian, tren Barbiecore ini juga bersinggungan dengan tren fashion era 80-an, 90-an, hingga 2000-an. Itulah mengapa, siluet dan desain busana-busana Barbiecore cukup mirip dengan tren fashion Y2K yang juga tengah naik daun.
“Barbiecore didefinisikan sebagai tren core yang memiliki konsep estetika yang khusus dan bertarget. Selain serba pink, tren Barbiecore juga memiliki energi ‘lebih baik lebih’. Matching warna sepatu, tas, perhiasan, dan aksesori adalah wajib,” kata fashion stylist Britt Theodora, dilansir CNN.
“Barbiecore menekankan ide bahwa keseruan dan penampilan berwarna cerah serta berlebihan bukan cuma dikhususkan untuk boneka. Barbie sendiri merepresentasikan pemberdayaan perempuan dan pemikiran bahwa perempuan bisa menjadi apa pun yang mereka inginkan. Hal ini juga sama sejalan dengan gaya fashion Barbiecore,” lanjutnya.
Cara bergaya fashion Barbiecore
Buat Ladies yang tertarik mencoba sendiri gaya Barbiecore, ternyata langkahnya tidak sulit. Mengutip People, langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengenakan busana dengan warna khasnya: pink. Semakin kuat warna pink-nya, lebih baik.
Untuk siluetnya, kamu bisa mengenakan busana yang cenderung fit atau mengepas dengan bentuk badan, atau siluet fit and flare alias perpaduan siluet yang mengepas badan dan melebar. Contohnya adalah celana berpotongan cutbray.
Buat kamu yang menyukai gaya feminin yang manis, kamu bisa mengenakan gaun flare yang melebar, lengkap dengan sepatu heels dengan sol yang cukup tebal seperti block heels, atau sepatu boots. Jika kamu lebih suka penampilan yang sporty, kamu bisa mengenakan jumper atau sweatpants kesukaanmu yang dipadukan dengan sepatu sneakers. Pastikan kamu memasukkan elemen pink dalam tampilan kamu.
Mengingat Barbiecore menjunjung tinggi konsep ‘more is more’ atau ‘lebih baik lebih’, pastikan kamu tidak melupakan aksesori-aksesori menarik. Kacamata hitam dengan bentuk unik, jepit rambut plastik warna-warni, tas yang bisa menjadi fashion statement, sampai aksesori yang berhiaskan kristal atau rhinestones bisa menjadi pilihan kamu.
Sejak kapan Barbiecore menjadi tren?
Boneka Barbie bukan hanya sukses menginspirasi banyak anak perempuan di dunia, tetapi juga menjadi muse bagi banyak desainer dan rumah mode. Dikutip dari Elle, banyak rumah mode yang koleksinya bernuansa Barbie. Salah satu yang paling ikonis adalah Valentino.
Menurut CNN, fashion stylist Britt Theodora mengatakan, tren Barbiecore ini meroket usai rumah mode Valentino memamerkan koleksi Fall 2022 mereka. Dalam koleksi tersebut, Creative Director Valentino Pierpaolo Piccioli mengembangkan berbagai rona warna pink bersama Pantone.
“[Setelah itu] banyak desainer, selebriti, dan label fast fashion yang secara cepat terjun ke dalam tren warna pink,” ungkap fashion stylist Samantha Brown.
Tren ini pun semakin merebak menjelang peluncuran film Barbie The Movie. Dikutip dari People, di tahun 2022, jumlah pencarian item fashion berwarna hot pink di situs jual beli Etsy mengalami peningkatan hingga 35 persen dibandingkan 2021.
Ladies, kamu tertarik mencoba tren Barbiecore ini?
