Kumparan Logo

Mengenal Emma Coronel, Eks Ratu Kecantikan Meksiko yang Divonis 3 Tahun Penjara

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Emma Coronel, Eks Ratu Kecantikan Remaja Meksiko Foto: Instagram @therealemmacoronel
zoom-in-whitePerbesar
Emma Coronel, Eks Ratu Kecantikan Remaja Meksiko Foto: Instagram @therealemmacoronel

Emma Coronel Aispuro (32) baru saja dijatuhi vonis penjara tiga tahun karena diduga terlibat perdagangan narkoba internasional yang dilakukan suaminya pada Selasa (1/12).

Mengutip BBC, Hakim Pengadilan Federal di Washington Amerika Serikat menjeratnya hukuman penjara selama tiga tahun dan denda sebesar 1,5 juta dolar AS (Rp 21,5 miliar) dalam kesepakatan restitusi sebelum sidang. Emma juga sempat mengaku bersalah dan ditangkap pada Februari 2021.

Hukuman yang menimpanya sebenarnya tidak terlepas dari kasus yang menjerat suaminya. Emma merupakan istri dari Joaquin “El Chapo” Guzman yang dikenal sebagai gembong narkoba yang ditangkap pada tahun 2016. Pada Februari 2019, El Chapo divonis penjara seumur hidup atas semua tuduhan, termasuk pembunuhan, perdagangan narkoba, dan berpartisipasi dalam konspirasi pencucian uang.

Emma Coronel Aispuro pernah menjadi mantan ratu kecantikan remaja

Perempuan kelahiran 1989 di California ini dibesarkan di negara bagian Durango, Meksiko Barat Laut. Awalnya, Emma dikenalkan kepada El Chapo sebagai keponakan dari mantan partner bisnisnya, Ignacio "Nacho" Coronel Villarreal. Emma dan El Chapo bertemu saat Emma masih menjadi ratu kecantikan remaja di Meksiko.

Dilansir dari laman My San Antonio, El Chapo memiliki andil dalam kemenangan mantan ratu kecantikan itu di sejumlah kompetisi. Emma mendapatkan gelar Miss Coffee and Guava pada 2007 di Canelas, Durango-Meksiko.

embed from external kumparan

Setelah memenangi gelar tersebut, Emma Coronel yang waktu itu masih berusia 18 tahun, memutuskan untuk menikah dengan El Chapo. Lalu, pasangan ini memiliki sepasang anak perempuan kembar.

Setelah El Chapo menjalani proses hukum pada 2017, El Chapo jarang bertemu kedua anak kembarnya, Emali dan Maria Joaquina. Dalam sebuah wawancara dengan The New York Times, Emma mengatakan, bahwa kedua anaknya dapat bertemu ayah mereka selama persidangan dan melalui kunjungan yang diawasi secara ketat ke penjara.

Sayangnya, Emma justru tidak diperbolehkan bertemu El Chapo. Ia juga tidak pernah diizinkan mengunjungi atau berbicara dengan suaminya, bahkan melalui telepon.

Dikutip dari New York Times, Emma sempat membicarakan mengenai kesetiaannya pada El Chapo dan harapan untuk keluarga kecilnya. “Saya tidak menganggap diri saya seorang ibu tunggal. Apalagi seorang ibu yang saat ini tidak mendapat dukungan dari suaminya. Saya tetap percaya bahwa keluarga saya akan baik-baik saja,” ungkap Emma.

Penulis: Adonia Bernike Anaya