Kumparan Logo

Mengenal Glossophobia Alias Takut Berbicara di Depan Umum dan Tips Mengatasinya

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Memberikan kesempatan yang sama, inklusif, dan non diskriminasi. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Memberikan kesempatan yang sama, inklusif, dan non diskriminasi. Foto: Shutterstock

Ladies, apakah kamu pernah takut berbicara di depan umum? Jika ya, kamu bisa jadi mengalami glossophobia. Kondisi ini sebenarnya umum terjadi pada banyak orang. Mengutip Very Well Mind, berbicara di depan umum bisa menyebabkan perasaan cemas pada sekitar 77 persen populasi dan terkadang dapat menghambat kehidupan sehari-hari.

Glossophobia sendiri sebenarnya istilah resmi yang digunakan untuk mendefinisikan ketakutan berbicara di depan umum. Jadi, glossophobia adalah fobia yang menyebabkan perasaan yang lebih intens daripada biasanya ketika berbicara di depan umum.

Orang-orang yang mengalami glossophobia dapat merasa sangat tertekan saat berbicara di depan umum, berinteraksi dengan orang baru, atau berbicara dalam kelompok. Mereka akan berusaha menghindari situasi yang mengharuskannya berbicara di depan umum.

Seperti kebanyakan fobia, glossophobia juga dapat menyebabkan berbagai gejala fisik, seperti denyut jantung meningkat, nyeri dada, sesak, gemetar, berkeringat, pusing, sakit perut, bingung, dan lainnya.

Mengatasi glossophobia atau rasa takut berbicara di depan umum memang tidak mudah. American Psychological Association menyarankan beberapa cara untuk membantu mengatasinya. Apa saja cara-cara tersebut?

1. Mulailah dengan diskusi

Saat harus mempresentasikan materi dalam rapat di kantor, Ladies mungkin merasa gugup. Langkah pertama yang bisa dilakukan agar tidak gugup, yakni memulainya dengan pertanyaan yang mengundang diskusi. Upaya ini akan membuat audiens terlibat sehingga membantu menghilangkan tekanan pada diri kamu untuk sementara waktu.

2. Mengenali asal perasaan cemas

Untuk dapat mengatasi rasa gugup, kamu perlu mengenali asal kemunculannya. Gugup bisa saja disebabkan oleh kegembiraan, tidak selalu dipicu oleh hal-hal negatif. Ingatlah bahwa bila merasa gugup, kamu masih bisa berbicara di depan umum dengan lancar.

3. Cobalah untuk melakukan kontak mata

Melakukan kontak mata dengan individu dalam kelompok saat presentasi memungkinkan kamu berinteraksi dengan audiens, Ladies. Mereka mungkin juga memberikan respons, seperti mengangguk atau tersenyum. Pada akhirnya, hal ini bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri kamu.

4. Banyak berlatih

Sebelum berbicara di depan umum, kamu perlu banyak berlatih. Kamu bisa berlatih di ruangan yang akan menjadi tempat kamu memberikan pidato. Latihan sebelum presentasi akan membantu menenangkan saraf kamu.