kumparan
Woman23 Mei 2020 13:55

Mengenal Remedi Indonesia, Institusi Well Being untuk Perorangan & Perusahaan

Konten Redaksi kumparan
Aktivitas Remedi Indonesia
Aktivitas Remedi Indonesia, sesi one on one session. Foto: Dok. Istimewa
Agar dapat berfungsi dan menjalani kehidupan yang memberdayakan, manusia tak hanya membutuhkan kesehatan fisik, tapi juga kesehatan mental. Tanpa kesehatan mental dan kesejahteraan (well being) yang mumpuni, akan ada banyak hambatan yang dialami oleh seseorang dalam kehidupannya.
ADVERTISEMENT
Berangkat dari hal ini, Ferry Fibriandani, seorang corporate coach dan psychotherapist, mendirikan institusi Remedi Indonesia pada akhir 2011. Institusi ini memililki konsep integrated personal and corporate well being, segaris dengan pandangan bahwa well being diperlukan, baik dalam tatanan personal maupun korporasi.
“Karena, korporasi pun ujung-ujungnya manusia (yang membutuhkan well being) semua, kan,” tutur Ferry dalam wawancara via telepon bersama kumparanWOMAN, Jumat (22/5).
Remedi Indonesia
Sesi Corporate Well Being bersama Remedi Indonesia. Foto: dok. Remedi Indonesia
Awalnya, Remedi Indonesia memulai pelayanannya dengan memberikan sesi pelepasan stress (free stress release) secara gratis. Dalam sesi tersebut, institusi ini membagikan aneka teknik pelepasan stres, misalnya dalam bentuk talk therapy, kepada para peserta yang hadir. Pada mulanya, sesi ini hanya diikuti kepada orang-orang terdekat Ferry. Namun, lama-kelamaan, semakin banyak yang berminat dengan sesi itu.
ADVERTISEMENT
Seiring dengan berjalannya waktu, Remedi Indonesia juga semakin berkembang. Kini, institusi itu memiliki kantor pusat bernama Rumah Remedi yang terletak di bilangan Bangka, Jakarta Selatan. Lokasi ini pun menjadi tempat untuk menjalankan berbagai layanan Remedi Indonesia, mulai dari counseling hingga kelas-kelas well being.
Ferry menjelaskan, Remedi Indonesia sendiri mendefinisikan well being atau kesejahteraan sebagai kombinasi dari lima aspek. Di antaranya, aspek happy (kebahagiaan), healthy (sehat secara mental maupun fisik), wealthy (berkecukupan, bisa menjalani lifestyle), wise (bijaksana), dan meaningful life atau hidup yang bermakna.
“Jadi, kalau kita hidup bermanfaat buat diri itu sudah baik. Tapi, akan lebih sempurna apabila hidup kita itu bermanfaat untuk lebih banyak umat, dan juga menjaga lingkungan alam raya ini,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
Maka, ketiga program utama yang ditawarkan oleh Remedi Indonesia pun berbasis kepada kelima aspek itu. Di antaranya, dalam program personal well being, corporate well being, juga employee assistance.
Pada program personal well being atau kesejahteraan pribadi, Remedi Indonesia menyediakan layanan seperti coaching dan counseling psychotherapy yang berkaitan dengan konsep happy.
Kemudian, ada layanan nutritionist dan neurosilat (gabungan dari applied neuroscience dan gerakan silat) yang masuk ke dalam aspek health, financial planner yang masuk dalam aspek wealthy, juga kelas healing dan craniosacral untuk aspek wise. Selain itu, mereka juga memiliki berbagai kelas atau layanan well being lain, seperti art therapy, journaling, human design, TAT, acupuncture, acupressure, body talk, universal wisdom, tarot, juga bath flower therapy.
Aktivitas Remedi Indonesia
Aktivitas Remedi Indonesia, sesi soul dancing. Foto: Dok. Istimewa
Semua layanan ini bisa diakses oleh siapa saja yang berminat, melalui konsultasi bersama tim Remedi Indonesia terlebih dahulu. Meski seseorang bisa memilih sendiri kelas atau layanan yang diinginkan, menurut Ferry, pihaknya akan mengarahkan agar seseorang mengikuti rangkaian proses yang sudah ditetapkan, sesuai dengan perjalanan kesadaran diri manusia. Persisnya, melalui rangkaian kegiatan self-discovery yang membantu untuk memahami diri sendiri dan cara berpikir (kelas mulih, mindhack, journaling, self-love series), self-purification atau self-enrichment, hingga self-empowerment.
ADVERTISEMENT
“Jadi, memang ada journey kesadaran manusia. Biasanya, kami menyarankan untuk (ikut urutan) demikian, karena ada tahapannya,” ungkap Ferry.
Di luar program kesejahteraan pribadi, Remedi Indonesia juga memiliki corporate well being program, yang terdiri dari layanan seperti pelatihan dan program training leadership untuk sebuah korporasi. Lalu, ada pula employee assistance program, yang berbentuk kemitraan jangka panjang dengan sebuah perusahaan. Dalam program employee assistance ini, tim Remedi Indonesia akan berperan seperti rumah sakit yang menjadi mitra perusahaan, namun dalam hal kesejahteraan atau kesehatan mental.
“Kan, biasanya perusahaan bekerja sama dengan sebuah rumah sakit. Sekarang, perusahaan bekerjasama dengan well being. Jadi, bukan hanya masalah kesehatan tapi juga masalah kebahagiaan,” ungkap Ferry.
Ferry menjelaskan, semua layanan yang ada dalam Remedi Indonesia diberikan oleh para fasilitator profesional yang sudah memiliki sertifikasi atau modalitas, sesuai dengan bidangnya masing-masing. Ini sesuai dengan nilai virtue dan ethical aspect integrity yang mereka pegang. Bila tidak memiliki sertifikasi atau modalitas tersebut, maka seorang praktisi belum bisa bekerja sama atau memfasilitasi Remedi Indonesia.
Aktivitas Remedi Indonesia
Aktivitas Remedi Indonesia, sesi meditasi. Foto: Dok. Istimewa
Adapun harga layanan Remedi Indonesia beragam, tergantung dari bentuknya. Ada layanan yang bersifat package dan ada pula yang berbentuk satuan. Mengacu pada situs resmi Remedi Indonesia, ada layanan kelas sound healing yang memiliki biaya investasi sebesar Rp 120 ribu per sesi, juga layanan akupuntur yang memiliki tarif Rp 1,25 juta untuk lima kali sesi. Untuk harga lebih lengkapnya, Anda bisa mengacu pada daftar yang tertera dalam situs Remedi Indonesia, maupun dengan bertanya kepada admin melalui layanan telepon.
ADVERTISEMENT
Perlu diketahui pula bahwa selama masa PSBB ini, Remedi Indonesia menawarkan kelas online yang bisa diakses dari berbagai platform, termasuk Instagram dan Zoom. Sehingga, Anda bisa memilih untuk mengikuti kelas-kelas tersebut, tanpa harus datang secara langsung ke Rumah Remedi.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan