Mengenal Sneakerina, Hybrid Sepatu Balet dan Sneakers yang Jadi Tren
·waktu baca 3 menit

Buat Ladies yang senang menyelami dunia fashion, kamu mungkin pernah mendengar istilah ‘sneakerina’. Ini merupakan jenis sepatu yang belakangan ini menjadi tren di 2025, dengan berbagai brand saling meluncurkan sepatu ini dengan versi dan ciri khasnya masing-masing.
Nama sneakerina sendiri merupakan gabungan dari nama dua sepatu, yakni ballerina flats (sepatu balet) dan sepatu sneakers. Dikutip dari The Guardian, sneakerina menggabungkan dua siluet sepatu tersebut ke dalam satu bentuk.
Biasanya, sneakerina memiliki bagian ujung sepatu yang mirip dengan ballerina flats, yaitu berbentuk almond shape. Lalu, jenis sepatu ini memasukkan unsur-unsur khas sepatu balet seperti tali sepatu yang terbuat dari pita satin, atau sepatu dengan aksen tali dengan bagian atas terbuka layaknya ballerina flats.
Meskipun tampak elegan berkat sentuhan feminin dari ballerina flats, Sneakerina tetap memiliki sisi sporty berkat siluet badan sepatu yang mengambil bentuk sneakers. Tak jarang, outer sole dari sneakerina juga memiliki ukuran besar dan tebal, mengingatkan pada siluet chunky sneakers.
Dikutip dari Harper’s Bazaar, sepatu sneakerina sebenarnya sudah dipopulerkan oleh brand desainer Simone Rocha sejak 2020. Bahkan, model sneakerina ini juga muncul di fashion show Simone Rocha Autumn/Winter 2025. Jenis sepatu ini akhirnya semakin trendi usai berbagai brand fashion besar seperti PUMA, Louis Vuitton, Vivaia, Nike, hingga Onitsuka Tiger ikut terjun dalam dunia sneakerina.
Sneakerina versi PUMA hadir dalam lini Speedcat yang sederhana. Sepatu sneakerina Speedcat ini memiliki siluet yang sangat mirip dengan sepatu slip on pada umumnya, lengkap dengan tali yang melintang di atasnya. Sneakerina model ini sangat cocok untuk pencinta sepatu yang simpel dan cenderung satset.
Sementara itu, Louis Vuitton hadir dengan LV Sneakerina yang elegan. Dengan ujung sepatu berbentuk almond, LV Sneakerina dihiasi dengan logo ‘LV’ di bagian badan sepatu dan tali sepatu yang diikat bagai pita. Berbeda dengan sneakers yang cenderung memiliki sol luar tebal, LV Sneakerina memiliki sol tipis yang memberikan kesan feminin pada siluet sepatu.
Ada pula Onitsuka Tiger dengan Mexico 66 Ballerina yang manis, terinspirasi dari siluet Onitsuka Mexico 66. Sentuhan manis hadir dalam detail dua strap tipis melintang di bagian atas sepatu. Semakin feminin, Onitsuka Tiger menghadirkan warna putih dan pink yang identik dengan ballerina. Namun, sepatu ini tidak memiliki detail almond shape di bagian ujung depan sepatu layaknya ballerina flats atau LV Sneakerina.
Sempat tren di musim semi kemarin, jenis sepatu ini juga diprediksi akan menjadi favorit di musim panas. Model yang cantik bisa meningkatkan penampilan, bahkan ketika kamu memilih busana yang paling “polos” sekalipun.
Dikutip dari The Guardian, Editor di majalah British Vogue, Joy Montgomery, mengatakan bahwa sneakerina sangat cocok untuk dipakai bersamaan dengan busana smart tailoring atau baju rapi.
“Konsepnya begini, sepatu itu (sneakerina) akan menghadirkan esensi edgy pada busana yang biasanya dianggap lebih formal atau sangat ‘korporat’,” kata Joy.
Ladies, apakah kamu tertarik dengan sneakerina?
