Menilik Store Pertama The Canopy Room di Plaza Indonesia, Ada Brand Lokal Apa?

Brand lokal terus menunjukkan eksistensinya dengan menghadirkan produk yang tak kalah dari merek luar negeri. Minat masyarakat terhadap brand lokal pun cukup tinggi. Berdasarkan survei Populix bertajuk “Preferensi Pembeli Saat Grocery Shopping” pada 2024, sebanyak 80 persen orang Indonesia menyukai merek fashion lokal.
Antusiasme tersebut turut didorong oleh kemunculan brand fesyen dengan desain yang semakin menarik. Menjembatani kebutuhan tersebut, The Canopy Room, retail fesyen lokal, membuka store pertamanya di Plaza Indonesia. Sebelumnya, The Canopy Room hanya menawarkan produk melalui kanal online.
Anita Anastasia selaku Creative Director The Canopy Room mengatakan, kehadiran store tersebut menjadi langkah penting untuk memperkenalkan lebih banyak brand lokal kepada masyarakat.
“Kehadiran The Canopy Room di Plaza Indonesia menjadi salah satu langkah penting bagi kami untuk membawa lebih banyak brand independen lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Anita.
Ia menambahkan, masih banyak brand lokal dengan kualitas yang bagus, tetapi belum banyak dikenal masyarakat. Karena itu, The Canopy Room hadir untuk memperkenalkan berbagai brand tersebut kepada konsumen.
“Kami ingin menciptakan ruang di mana orang bisa datang, menemukan brand baru, mengenal ceritanya, sekaligus menemukan sesuatu yang sesuai dengan gaya mereka,” tutur Anita.
Ada brand lokal apa saja di The Canopy Room?
Anita mengungkapkan bahwa store The Canopy Room memiliki kapasitas yang terbatas. Oleh karena itu, brand yang tersedia akan menggunakan sistem rolling setiap tiga bulan sekali. Dalam memilih brand, Anita melakukan kurasi dengan mempertimbangkan rekam jejak serta branding calon partner.
Pada pembukaan store, terdapat sejumlah brand fesyen yang cocok untuk outfit ke kantor, di antaranya Dirty Laundry, Wear Alter, dan Luce and Vera. Ada pula Ammartera dan Prine yang menawarkan pilihan outfit feminin untuk acara formal maupun momen spesial.
Untuk gaya minimalis dan versatile, brand seperti Orgeo, Maison Kolori, Onze Studio, dan Rotouche dapat menjadi pilihan. Tak hanya apparel, The Canopy Room juga menghadirkan tas dan sepatu dari Page and Lane, YEVA, Scilla, dan Orbit Studio.
Dalam merancang tampilan store, The Canopy Room berkolaborasi dengan desainer Nelly Sucitas untuk menciptakan suasana yang eksklusif. Nelly turut mengangkat material botani lokal dengan pendekatan yang lebih kontemporer.
Anita pun menyambut antusias kehadiran store pertama The Canopy Room yang menjadi ruang untuk membawa berbagai brand lokal lebih dekat dengan masyarakat.
“Rasanya menyenangkan bisa melihat semuanya bertemu dengan orang-orang yang juga punya kecintaan yang sama terhadap fashion. Kami berharap The Canopy Room bisa menjadi tempat yang selalu terasa menyenangkan untuk datang, melihat-lihat, menemukan sesuatu yang baru, dan mungkin pulang dengan inspirasi yang berbeda,” ujar Anita.
