Mia Khalifa Jadi Pembicara di Oxford University, Tuai Kecaman Publik

Mantan bintang porno Mia Khalifa menjadi buah bibir. Sebab, ia diundang untuk menjadi pembicara di salah satu sesi kuliah di Universitas Oxford. Kehadirannya lantas menuai kontroversi.
Momen ketika ia menjadi pembicara di Universitas Oxford dibagikan oleh Mia ke laman Instagram. Perempuan 30 tahun tersebut hadir sebagai sosok figur publik atau influencer.
Dikutip Marca, perempuan berdarah Amerika-Lebanon itu berbicara tentang pengalaman hidupnya, termasuk soal imposter syndrome yang ia derita.
Mia mengungkapkan betapa pentingnya menetapkan batasan secara profesional dan pribadi, kepercayaan diri, serta berbagai aspek kehidupan pribadinya.
“Sungguh kehormatan terbesar dalam hidup saya, terima kasih banyak telah mengundang saya untuk bisa menjadi pembicara,” kata Mia.
"Terima kasih banyak kepada @theoxfordunion atas kesempatan berbicara di gedung dan organisasi bersejarah ini,” sambungnya.
Dalam kesempatan spesial ini, Mia tampil formal mengenakan setelan blazer dan rok mini berwarna beige. Terdapat detail tali di bagian depan roknya yang membuat tampilan Mia semakin memesona.
"Dan terima kasih kepada @dilarafindikoglu karena mendandani saya dengan seragam kuliah impian saya. Saya merasa seperti berada di rumah Gryffindor di Oxford," imbuh Mia.
Sejauh ini, belum beredar klip pidatonya secara lengkap, baik yang dipublikasikan oleh lembaga akademis maupun Mia.
Terkait momen ini, laman Instagram Oxford Union pun diserbu dengan ratusan komentar negatif.
Netizen mempertanyakan mengapa seorang bintang porno bisa menjadi sosok figur publik dan pembicara di kampus ternama.
