My Beauty Routine: Cara Shareefa Daanish Merawat Kulit Berjerawat

8 September 2022 18:51
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
My Beauty Routine Shareefa Daanish. Foto: Instagram/@shareefadaanish dan Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
My Beauty Routine Shareefa Daanish. Foto: Instagram/@shareefadaanish dan Shutterstock
ADVERTISEMENT
Memang rasanya menyebalkan memiliki kulit berjerawat. Hal ini pun juga dikeluhkan oleh aktris sekaligus model Shareefa Daanish. Bahkan, ia juga sama seperti perempuan kebanyakan, yang pernah merasa down dan insecure karena masalah jerawat.
ADVERTISEMENT
Aktris yang langganan membintangi film horor itu mengaku memiliki masalah adult acne atau kulit berjerawat di usia dewasa sejak tahun 2019 lalu. Sebenarnya sudah lama ia sering merasa tidak percaya diri dengan bentuk wajahnya yang kerap dinilai aneh oleh banyak orang.
Kemudian, dua tahun terakhir jerawat juga mulai bermunculan begitu banyak di wajahnya. Pada saat itulah, ia merasa semakin gelisah saat harus bertemu orang kala beraktivitas sehari-hari.
Baru-baru ini, kumparanWOMAN juga mendapat kesempatan untuk bertanya langsung kepada Shareefa Daanish soal masalah kulit berjerawat yang kerap mengganggu penampilannya itu.
Ia pun mengungkap bagaimana cara yang dilakukan untuk merawat kondisi kulit berjerawatnya. Nah, buat kamu yang penasaran dengan cerita Shareefa Daanish, yuk simak lebih lanjut dalam artikel My Beauty Routine berikut ini, Ladies.
ADVERTISEMENT

Selalu double cleansing agar tidak memperparah kondisi jerawat

Agar kondisi jerawat tidak makin parah, aku selalu membersihkan wajah dengan maksimal di pagi dan malam hari menggunakan metode double cleansing. Biasanya diawali dengan produk susu pembersih, lalu dilanjutkan dengan mencuci wajah.
Untuk rutinitas skin care pagi, aku rutin menggunakan toner, pelembap, dan sunscreen. Menurut saran dokter kulitku, pemilik kulit berjerawat juga wajib menggunakan pelembap dan perlu rutin re-apply sunscreen. Untuk memudahkan re-apply, aku saat ini mengandalkan sunscreen powder, jadi bisa sekalian touch up makeup di sela-sela aktivitas, deh.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Kalau untuk rutinitas skin care malamku justru lebih simpel. Setelah double cleansing, biasanya aku fokus menggunakan serum yang bisa membantu melawan bakteri penyebab jerawat dan membuat wajah tetap ternutrisi selama tidur. Saat ini aku menggunakan serum dari La Roche Posay Effaclar.
ADVERTISEMENT

Rutin melakukan perawatan wajah ke klinik kecantikan

Kulit berjerawat perlu penanganan yang tepat. Selain dengan produk skin care, aku juga rutin berkonsultasi dengan dokter dan melakukan perawatan wajah ke klinik kecantikan setiap dua minggu sekali.
Biasanya aku melakukan perawatan facial serta laser untuk mengatasi jerawat dan menenangkan kulit agar tidak semakin meradang. Perawatan laser ini juga bagus untuk membantu mengatasi masalah pori-pori yang besar.

Pelajaran dari mencoba masker DIY

Ilustrasi masker wajah dari pisang dan madu. Foto: iva/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi masker wajah dari pisang dan madu. Foto: iva/Shutterstock
Aku pernah mencoba berbagai macam cara untuk merawat kulit berjerawat, salah satunya dengan masker ramuan sendiri atau DIY. Dulu aku pernah pakai masker putih telur sampai masker madu, tapi ternyata hal itu tidak cocok dan justru kulitku jadi iritasi. Untuk itu, sebaiknya lebih perlu hati-hati saat mencoba perawatan kecantikan DIY.
ADVERTISEMENT

Memakai makeup yang tipis dan natural saja

Memiliki kondisi kulit berjerawat bukan berarti jadi tidak bisa pakai makeup. Kalau aku, yang pasti menggunakan makeup tipis dan natural saja.
Untuk menyamarkan jerawat atau nodanya, aku biasa menggunakan sedikit concealer. Lalu agar wajah jadi lebih segar walau sedang jerawatan, aku juga mengaplikasikan eyeshadow serta pulasan lipstik cerah.

Perlu sabar untuk mengatasi dan merawat kulit berjerawat

Menurutku, menghadapi masalah kulit berjerawat memang tidak mudah. Aku pun terkadang masih sering merasa sensitif kalau ditanya orang soal jerawatku. Jadi, sampai saat ini aku lebih banyak belajar untuk sabar sambil terus berusaha mengatasinya dengan saran serta cara yang tepat dari dokter.