Perempuan Amerika Nekat Kenakan Baju Muslim & Burka sebagai Pengganti Masker

Masker menjadi salah satu alat perlindungan diri penting untuk membantu kita mencegah paparan COVID-19. Namun sayangnya, di berbagai negara masih ada banyak pihak yang tidak bersedia memakai masker. Mereka yang tidak setuju dengan protokol kesehatan tersebut biasanya disebut dengan anti-masker.
Perempuan asal Idaho, Amerika Serikat, Katie Dugger, baru-baru ini menjadi viral karena ia lebih memilih mengenakan busana Muslim dan burka daripada memakai masker. Alasannya karena ia tidak nyaman, dan penggunaan masker membuatnya trauma sejak kecil.
Dalam sebuah video yang beredar di Facebook, tampak Katie mengenakan busana tertutup serba pink dan memakai kerudung yang dililitkan ke wajah sehingga tampak seperti burka. Tampilannya jadi serba tertutup seperti sedang mengenakan busana Muslim.
"Anda tahu mengapa saya mengenakan ini? Saya mengenakan ini karena ini adalah satu-satunya cara saya bisa pergi ke sekolah, saya harus berpura-pura mengenakan burka layaknya seorang Muslim," ungkap Katie dalam live streaming acara pertemuan dewan kota Idaho, AS, yang ditayangkan di Facebook beberapa waktu lalu.
Katie Dugger sendiri merupakan seorang mahasiswi di Lewis-Clark State College (LCSC) Idaho. Ia juga salah satu perempuan yang menolak memakai masker atau yang biasa disebut dengan kelompok anti-masker. Menurutnya, protokol memakai masker itu tidak masuk akal. Dalam video yang sama, Katie juga bercerita bahwa ia harus cuti satu semester karena ada aturan wajib memakai masker yang menurutnya tidak masuk akal.
Di kampus Katie, mahasiswa, pejabat kampus, dan staf wajib memakai masker saat berada di lingkungan kampus. Namun peraturan dari LCSC menyatakan bahwa seseorang yang memiliki kondisi medis tertentu sehingga pemakaian masker bisa membahayakan kesehatan diperbolehkan untuk tidak pakai masker. Selain itu, mahasiswa atau siapapun yang patuh dengan peraturan menjaga jarak juga diperkenankan untuk tidak memakai masker di lingkungan kampus.
Meski begitu, Katie tetap tak mau mengikuti aturan wajib memakai masker. Tak hanya itu, Katie juga telah melanggar berbagai protokol kesehatan lainnya, seperti melanggar penggunaan partisi plastik di ruang publik. Sebagai gantinya, Katie Dugger lebih memilih mengenakan burka agar tidak perlu memakai masker.
Akan tetapi, setelah beberapa waktu mengenakan burka, Katie tetap merasa tidak nyaman. Menurutnya burka membuatnya gerah. Ia juga tidak percaya bahwa mengenakan busana seperti orang Muslim akan membantunya mencegah virus masuk ke dalam tubuhnya.
"Apa gunanya memakai ini? Busana ini (burka) juga tidak akan bisa menghentikan virus," ungkapnya.
Dalam acara tersebut, Katie Dugger terus meluapkan kemarahannya. Sedangkan pemerintah Idaho sendiri akan tetap memberlakukan peraturan wajib menggunakan masker untuk melindungi masyarakat dari paparan COVID-19.
