Woman
·
8 Desember 2020 8:33

Perempuan Ini Pecahkan Rekor Sebagai Pemilik Rambut Afro Terbesar di Dunia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Perempuan Ini Pecahkan Rekor Sebagai Pemilik Rambut Afro Terbesar di Dunia (243534)
Simone Williams, perempuan dengan rambut afro terbesar di dunia Foto: instagram/@simonerellbess
Seorang perempuan asal Brooklyn, New York, AS, bernama Simone Williams, belum lama ini menjadi sorotan lantaran mencetak namanya di buku rekor dunia Guinness World Record.
ADVERTISEMENT
Mengutip situs resmi Guinness World Record, Simone resmi tercatat sebagai perempuan dengan rambut afro terbesar di dunia (the largest afro female). Ukuran rambutnya pun memiliki tinggi 20,5 cm, lebar 22,5 cm, dan lingkar 1,48 m.
Saat diwawancarai Guinness World Record, Simone mengaku bahwa ia termotivasi untuk mendaftarkan diri sebagai pemilik rambut afro terbesar di dunia, setelah dirinya sering mendapat komentar perihal rambutnya tersebut.
Lebih lanjut, Simone juga mengaku bahwa selama ini ia terinspirasi dengan Aevin Dugas, perempuan asal AS yang sebelumnya memegang rekor sebagai perempuan dengan rambut afro terbesar di dunia selama delapan tahun terakhir.
“Dia sangat menginspirasi saya. Saya mencari di Google ‘afro terbesar di dunia’ dan ketika itu dia (Aevin Dugas) muncul, saya kagum,” kata Simone.
ADVERTISEMENT
“Pada saat itu, saya tidak berpikir rambut saya mendekati rambutnya, dia adalah inspirasi saya! Tapi saya sangat senang melihat dia dikenali dan ada kesempatan bagi orang lain untuk dikenali juga,” tambahnya.
Pemilik akun Instagram dengan akun @simonerellbess itu mengaku membutuhkan waktu sembilan tahun untuk menumbuhkan rambutnya. Uniknya, selama kurun waktu tersebut ia mengaku jarang pergi ke salon dan memilih untuk melakukan perawatan sendiri secara alami.
“Saya biasanya mencuci rambut setiap minggu menggunakan sedikit sampo bebas sulfat. Saya juga biasanya menggunakan banyak kondisioner karena ingin membuat rambut lebih halus dan terurai,” katanya lagi.
Setelah mencuci rambut, Simone lalu menggunakan pelembap rambut dan gel minyak zaitun. Setelah itu, ia akan mengeringkan rambutnya dengan alat pengering. Selama melakukan perawatan, Simone juga mengaku jarang menatanya. Namun jika ada kesempatan, ia akan memilih gaya rambut afro tebal keriting, puff tinggi atau sanggul atas untuk rambutnya.
ADVERTISEMENT
“Ketika saya menata rambut saya dengan model yang lebih besar dan tebal, saya kerap mendapat banyak tatapan, komentar, dan pujian. Namun, tak sedikit juga yang menatap seolah gaya rambut saya adalah hal yang aneh,” cerita Simone.
Kendati demikian, hal itu tak pernah membuat Simone lantas menjadi minder. “Mempertahankan gaya rambut seperti ini adalah sebuah cerminan identitas saya sebagai perempuan kulit hitam. Saya sangat bangga dengan rambut saya,” tambahnya.
“Sejak awal, rambut alami saya merupakan sebuah perjalanan. Saya sangat melihatnya sebagai bagian statement saya,” tutup Simone.