Kumparan Logo

Perlukah Buang Celana Dalam yang Berubah Warna karena Cairan Keputihan?

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi keputihan. Foto: FotoHelin/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keputihan. Foto: FotoHelin/Shutterstock

Ladies, apakah kamu sering membuang celana dalam karena itu berubah warna setelah beberapa kali pemakaian? Biasanya celana dalam berubah warna menjadi lebih putih atau kekuningan. Perubahan warna celana dalam biasanya disebabkan oleh keputihan.

Dikutip dari Healthshots, keputihan adalah kondisi normal yang dialami perempuan. Keputihan bisa menjadi tanda bahwa vagina dalam kondisi yang sehat.

Keputihan pada vagina. Foto: Shutterstock

Ginekolog asal India, dr. Divya Vora, mengatakan ada berbagai alasan mengapa celana dalam bisa berubah warna. Ia juga mengingatkan para perempuan agar tidak terlalu khawatir akan kondisi ini.

“Celana dalam berubah warna itu merupakan kondisi yang normal terjadi karena keputihan. Cairan keputihan yang bersifat asam ini berinteraksi dengan pewarna pada celana dalam,” kata dr. Divya.

“Karena keputihan padahal hal yang normal dan itu bersifat asam, kamu tidak perlu membuang celana dalam jika berubah warna,” sambungnya.

Ilustrasi keputihan. Foto: GBALLGIGGSPHOTO/Shutterstock

Vagina memiliki bakteri baik yang disebut lactobacilli atau lactobacillus. Bakteri ini berfungsi untuk menjaga kesehatan vagina dengan cara mempertahankan tingkat keasaman optimal dan mencegah infeksi bakteri buruk. Bila cairan keputihan yang mengandung asam tersebut terkena udara (oksidasi), dapat timbul noda putih hingga kuning pada celana dalam.

Meskipun keputihan adalah hal yang normal bagi sebagian besar perempuan, kamu perlu memperhatikan perubahan warna serta bau pada cairan keputihan, ya, Ladies.

Jika keputihan disertai iritasi, rasa panas, atau gatal, harus segera konsultasi dengan ahli kesehatan. Sebab, ini bisa menjadi tanda penyakit menular seksual atau peradangan atau infeksi.

Ilustrasi celana dalam perempuan. Foto: TShaKopy/Shutterstock

Nah, untuk mencegah terjadinya perubahan warna pada celana dalam, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, di antaranya seperti berikut ini.

  1. Gunakan pantyliner sehingga cairan keputihan tidak menempel langsung di celana dalam.

  2. Cuci celana dalam setiap kamu buang air kecil atau ketika melihat cairan keputihan menempel di celana dalam.

  3. Jangan biarkan cairan keputihan menempel terlalu lama di celana dalam karena bisa memperparah perubahan warna akibat oksidasi.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai perubahan warna di celana dalam akibat keputihan. Jangan khawatir lagi, ya, Ladies!