Kumparan Logo

Pesan Bermakna Eks Menlu RI Retno Marsudi di Momen Kartini: Jangan Nikmati Power

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
My Mom My Inspiration 2021, Retno Marsudi. Foto: Nurulita
zoom-in-whitePerbesar
My Mom My Inspiration 2021, Retno Marsudi. Foto: Nurulita

Menteri Luar Negeri RI 2014–2024, Retno Marsudi, membagikan pesan hidup bermakna sehari sebelum perayaan Hari Kartini. Salah satu hal penting yang ditegaskan oleh Retno Marsudi adalah jangan pernah menikmati kuasa ketika kita memilikinya.

Hal ini disampaikan oleh sang diplomat di acara Her Strength, Her Light by ParagonCorp di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta, Senin (20/4). Retno mengatakan, jika kita menikmati kuasa atau power, kita bisa kehilangan diri saat kuasa tersebut juga tak lagi menyertai kita.

“Jangan pernah menikmati power. Pada saat power itu hilang, kamu akan kehilangan dirimu. Jadikanlah power sebagai tanggung jawab, yang harus ditunaikan,” ucap Menlu perempuan pertama RI ini.

Menlu RI 2014-2024 Retno Marsudi di acara Her Strength, Her Light by ParagonCorp di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: ParagonCorp

“Pada saat saya diberikan tanggung jawab, power itu saya taruh di meja, itu tanggung jawab dan tidak saya bawa pulang. Biarlah dia di situ sehingga saya bisa tetap menjadi Retno Marsudi,” imbuh perempuan kelahiran 1962 itu. Ia pun berkelakar, selama memegang jabatan tinggi, dia juga masih menikmati makanan di warteg.

Pesan lainnya yang ia sampaikan kepada orang-orang adalah jangan pernah melupakan orang yang membesarkan kita. Menurut Retno, jika kita melupakan mereka, kita akan merasa kesepian suatu hari nanti.

“Saat kita berada di puncak, janganlah kita menjadi orang lain. Janganlah kita lupa dengan orang-orang yang membesarkan kita. Nanti, saat kita turun dari panggung, kita akan sepi sekali,” paparnya.

Pesan terakhir yang disampaikan oleh Retno adalah kita harus memberikan ruang bagi diri sendiri dan orang lain berdemokrasi. Ini dilakukan dengan cara selalu membuka ruang diskusi dan selalu mau menerima masukan dari orang lain.

Eks Menlu RI Retno Marsudi memberikan sambutan pada acara kumparan Awards Impact Makers 2024 di The Ballroom, Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (19/12/2024). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

“Pada saat kita ingin mengambil keputusan, dan sekali lagi, dunia saya adalah dunia keras; di depan saya krisis, krisis, krisis, dan terus mengambil keputusan cepat. Namun, saya tidak pernah melewatkan proses mengambil keputusan berdasarkan tim,” ucap Retno.

Ketika timnya mengoreksi atau memberikan masukan, Retno selalu mencoba untuk terbuka. Baginya, dua kepala lebih baik daripada satu kepala.

“Berikan ruang kepada diri kita untuk berdemokrasi,” tutupnya.

Retno Marsudi merupakan salah satu pejabat perempuan di Indonesia yang menorehkan prestasi gemilang. Berkarier hampir empat dekade di Kementerian Luar Negeri RI, Retno meniti karier menuju puncak sejak 1986.

Ia mengawali kariernya sebagai staf di Kemlu, lalu ditugaskan di KBRI luar negeri, menjabat sebagai direktur di beberapa direktorat Kemlu, hingga akhirnya dipercayai menjadi Menlu RI selama 10 tahun.

Kini, Retno Marsudi mengemban tugas sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air. Posisi ini sudah dipegang Retno sejak 2024.