Pesona Paloma Elsesser, Model Plus Size Pertama yang Jadi Cover Vogue USA

Belum lama ini, model asal Amerika Serikat bernama Paloma Elsesser tengah ramai diperbincangkan. Pasalnya, ia berhasil menjadi model plus size pertama yang menjadi model sampul majalah Vogue USA.
Dalam foto yang diunggah di Instagram Vogue, Paloma terlihat mengenakan dress see through bernuansa cokelat muda lansiran Michael Kors yang terlihat basah. Busana tersebut memberikan siluet pada lekuk tubuhnya yang memiliki ukuran size 14 (setara dengan XXL).
Sedangkan di foto lainnya, ia tampil mengenakan v-neck maxi dress rancangan Di Petsi. Untuk pemotretan yang difoto oleh fotografer ternama Annie Leibovitz ini, model 28 tahun tersebut harus masuk ke dalam air demi menciptakan ilusi busana yang membentuk tubuhnya.
Untuk foto terakhir, perempuan kulit hitam blasteran Afrika Amerika dan Swiss ini mengenakan busana serba putih yang minim aksesoris. Dengan rambut keriting yang terurai, Paloma pun mengenakan makeup minimalis yang terlihat natural.
Penampilannya sebagai model sampul Vogue seolah memberikan secercah harapan inklusivitas di dunia fashion global. Pasalnya, selama ini belum banyak model bertubuh besar yang menghiasi majalah prestisius tersebut.
Paloma Elsesser sendiri memulai kariernya sebagai model pada 2015 silam. Saat itu, ia bekerja sebagai manajer dari rapper Earl Sweatshirt dan tengah sibuk menemani Earl tur keliling Amerika. Suatu hari, ia mendapatkan e-mail dari makeup artist Pat McGrath yang saat itu tengah mencari model untuk lini kosmetik terbarunya.
Berbekal pengetahuan dasar di dunia fashion dan kecantikan, Paloma yang mengenali hasil karya McGrath langsung setuju untuk menjadi modelnya. Sejak saat itulah, kariernya di dunia modeling dimulai.
Padahal sebelumnya, ia sama sekali tidak ada rencana untuk menjadi model. Setelah lulus SMA, Paloma pindah ke New York untuk kuliah di jurusan literatur dan psikologi sambil melakukan berbagai kegiatan di bidang seni, film dan musik.
"Melakukan modeling sama sekali tidak pernah terlintas di pikiranku. Dulu aku berpikir mungkin bisa menjadi seorang presenter atau tv personality. Aku bahkan tidak tahu apa-apa tentang fashion dan brand-brand besar lainnya," kata Paloma dalam wawancaranya pada Vogue.
Semenjak aktif menjadi model dan mewakili para perempuan berkulit hitam yang bertubuh besar, namanya mulai banyak dikenal sebagai model baru yang mencuri perhatian. Terbukti, berbagai brand ternama banyak yang menginginkannya menjadi model.
Beberapa di antaranya adalah Fendi, Salvatore Ferragamo dan Coach yang menjadikannya wajah dari kampanye terbaru bersama dengan Michael B. Jordan dan Megan Thee Stallion. Tak hanya itu saja, Paloma juga berkesempatan menjadi salah satu model dari koleksi terbaru Savage x Fenty Amazon Prime milik Rihanna.
"Aku banyak belajar tentang diriku dan perubahan apa yang akan aku lakukan pada karierku. Menjadi seorang model plus size yang ada di sampul majalah adalah sebuah kehormatan bagiku, seharusnya hal ini dilakukan sejak dulu," tutup Paloma Elsesser.
