Pidato Menyentuh & Inspiratif Prilly Latuconsina saat Raih Piala Citra FFI 2023
·waktu baca 3 menit

Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2023 telah sukses digelar pada Selasa (14/11) malam di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan.
Dalam ajang penghargaan bergengsi ini, Prilly Latuconsina diumumkan sebagai pemenang kategori Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik. Ini juga kali pertama perempuan 27 tahun itu menerima Piala Citra.
Prilly Latuconsina menang berkat aktingnya sebagai Tita Sulastri di film Budi Pekerti. Film garapan sutradara Wregas Bhanuteja tersebut hingga kini masih diputar di bioskop-bioskop Indonesia.
Saat naik ke panggung untuk menerima Piala Citra dan memberikan pidato singkat, Prilly tampak tak mampu langsung berkata-kata lantaran masih terkejut dengan pencapaiannya itu. Ia juga terlihat susah payah menahan tangis haru.
“Perjalanan yang luar biasa untuk sampai di hari ini. Maka dari itu, saya ingin bersyukur dulu, saya panjatkan puji syukur kepada Allah SWT,” ucapnya.
Perempuan yang di awal kariernya lebih dikenal sebagai pesinetron tersebut kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak FFI atas apresiasi yang diberikan untuknya. Lebih lanjut, Prilly mengungkapkan kata-kata menyentuh sekaligus menginspirasi, mengenai Piala Citra yang dianggapnya bak refleksi.
“Penghargaan ini penghargaan yang sangat sangat berarti untuk saya, apalagi untuk orang yang selama perjalanan kariernya selalu diragukan dan dipertanyakan,” ujar Prilly Latuconsina, disambut tepuk tangan dari para hadirin.
“Ini bukan pembuktian untuk saya, tapi—kalau kata Bu Prani—ini adalah refleksi. Refleksinya adalah, sejauh apa pun mimpinya, setinggi apa pun mimpinya, kalau kita konsisten, mau terus belajar, pasti bisa tercapai,” tambahnya.
Prilly Latuconsina: Usaha Tidak Akan Mengkhianati Hasil
Tak hanya di panggung Malam Anugerah Piala Citra FFI 2023, Prilly Latuconsina juga mencurahkan isi hati melalui unggahan Instagram. Pada unggahan yang memperlihatkan potretnya menggenggam Piala Citra itu, ia mengilas balik perjalanan kariernya, terutama bagian ketika ia dipandang sebelah mata.
“Mengawali karier aktingku lewat sinetron yang seringkali karakterku mendapatkan cap ‘alay’. Lalu masuk ke industri film, tidak sedikit orang yang berkomentar, meragukan dan mempertanyakan diriku. ‘Kenapa sih harus Prilly? Memang dia bisa akting?’ Kira-kita begitu komentar netizen atau para kritikus film ketika namaku disebut menjadi salah satu cast sebuah film,” tulisnya.
Disampaikan Prilly, alih-alih mendengarkan komentar-komentar tak menyenangkan itu, ia memilih untuk terus melangkah, belajar, dan konsisten bergelut di industri perfilman. Kini, dengan adanya penghargaan dari FFI 2023, perjuangannya sebagai aktris telah mendapatkan apresiasi yang setimpal.
“Aku selalu percaya usaha tidak akan mengkhianati hasil, walaupun terdengar mimpi kita sulit dan tidak mungkin, tapi kalau kita percaya sama diri kita dan Tuhan sudah membuka pintu untuk kita, tidak ada satu manusia pun yang bisa menutup atau menghalangi kita untuk menggapai mimpi,” pungkas Prilly Latuconsina.
