Kumparan Logo

Pria China Viral di Medsos, Dikritik Netizen Pakistan karena Rendahkan Hijab

kumparanWOMANverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi perempuan Timur Tengah. Foto: dok. Unsplash/Raamin Ka
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan Timur Tengah. Foto: dok. Unsplash/Raamin Ka

Sebuah video yang dianggap merendahkan Islam dan hijab sempat viral di Twitter beberapa waktu lalu. Video tersebut memperlihatkan seorang perempuan China menari mengikuti irama musik, dengan mengenakan atasan crop-top tanpa lengan.

Namun, bukan itu yang membuat netizen geram. Melainkan caption pada unggahan video tersebut yang menuliskan 'lepas hijabmu, biarkan aku melihat matamu. #xinjiang dance," tulis caption pada video tersebut.

Tweet ini kemudian viral dan ramai dibahas oleh netizen yang berasal dari Pakistan. Mereka tak terima bila hijab menjadi bahan bercandaan yang tidak sepatutnya dilakukan.

Unggahan video perempuan menari. dok. ist

Diketahui, video perempuan China menari ini diunggah oleh pria asal China yang bekerja di konselor kebudayaan dari Kedutaan China yang ada di Pakistan. Pria bernama Zhang Heqing ini menjadi viral karena dianggap tidak menghormati masyarakat Pakistan, terutama perempuannya yang mayoritas mengenakan hijab.

Seorang pengguna Twitter bahkan menyebutnya merendahkan Islam dan memintanya untuk menghapus cuitannya. Seorang netizen lainnya bahkan mengatakan bahwa cuitan karyawan kedutaan China ini dapat membuat renggang hubungan antara China dan Pakistan.

X post embed

"Ini adalah pernyataan yang sangat menyedihkan. Tetapi bila dia (Zhang Heqing) tetapi seperti ini, hubungan antara China dan Pakistan tak akan terjalin dengan baik lagi. Kita harus sadar bahwa orang-orang sepertinya ingin menciptakan kesalahpahaman. Lebih baik laporkan akunnya kepada pemerintah China," kata salah satu netizen yang tak disebutkan namanya.

Sementara itu, pengguna Twitter lainnya mengingatkan Heqing bahwa hijab adalah bagian dari budaya Islam yang tak bisa dijadikan bahan ejekan begitu saja. Ia meminta agar Zhang Heqing meminta maaf dan menghapus cuitannya.

X post embed

"@zhang_heqing kamu sebaiknya sadar diri. Kami menghormati China sebagai sebuah negara tapi kamu melanggar batas dengan tweet-mu kepada perempuan muslim. Kamu harusnya malu dengan perbuatanmu dan minta maaf atas hal ini. Kami harap @ForeignOfficePk bisa mengatasi masalah ini segera," tulis salah seorang netizen yang diketahui bernama Dr. Khan.