Punya Pasangan dengan Love Language Words of Affirmation? Lakukan 3 Hal Ini
·waktu baca 3 menit

Apakah kamu pernah kebingungan bagaimana caranya menunjukkan rasa sayang kepada pasangan? Atau kamu sudah mencoba semaksimal mungkin, tetapi ternyata respons si dia kurang sesuai dengan ekspektasi? Jika ya, bisa jadi, caramu mengungkapkan cinta tidak sesuai dengan love language si dia.
Gary Chapman, Ph.D, penulis yang pertama kali menciptakan istilah ini, membagi love language ke dalam lima jenis: Words of affirmation (kata-kata afirmasi), physical touch (sentuhan), quality time (waktu bersama), receiving gifts (menerima hadiah), dan act of service (tindakan nyata).
Nah, kali ini kita akan membahas lebih spesifik soal love language words of affirmation. Buat kamu yang kurang bisa mengungkapkan perasaan lewat kata-kata mungkin akan cenderung kebingungan.
Pemilik bahasa cinta kata-kata afirmasi kerap kali dianggap sebagai pribadi yang membutuhkan kata-kata puitis nan romantis untuk merasa dicintai. Padahal, mereka tidak selamanya butuh ucapan yang terlalu “wah”, lho.
Dikutip dari VeryWell Mind, pemilik love language ini memang sangat menjunjung tinggi kata-kata, baik lisan maupun tertulis. Namun, yang jauh lebih penting ketimbang penggunaan kata yang mewah dan puitis sebenarnya adalah ketulusan hati dari orang yang mengucapkannya kepada dia.
Pemilik love language kata-kata afirmasi butuh mendengar apresiasi tulus dari orang yang dia sayangi, mau sesederhana apa pun ucapan tersebut.
Buat kamu yang ingin menunjukkan rasa cinta kepada pasangan dengan love language ini, berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan dan ucapkan untuk si dia. Simak penjelasan yang sudah kumparanWOMAN rangkum ini, ya.
1. Apresiasi dia setulus mungkin
Pemilik love language words of affirmation akan merasa sangat bahagia ketika ia diapresiasi oleh orang lain, terutama oleh orang tersayangnya. Maka, kamu bisa mengambil kesempatan tertentu untuk berterima kasih atas kehadiran dia di hidupmu.
Misalnya, ketika pasanganmu merasa kelelahan usai kerja, kamu bisa mengatakan, “Makasih banyak kamu sudah kuat dan bertahan sejauh ini.” Kamu juga bisa mengucapkan, “Makasih banyak sudah berjuang bersamaku selama ini.”
Kata-kata apresiasi tersebut mungkin terdengar sepele. Namun, bagi pemilik love language words of affirmation, kata-kata tersebut bisa membuat dirinya bahagia dan merasa dicintai. Si dia pasti akan mencoba untuk membalas perasaan cintamu itu lewat love language yang cocok dengan kamu.
2. Beri pujian yang tulus, tetapi tidak terlalu berlebihan
Salah satu kesukaan pemilik bahasa cinta ini adalah pujian yang tulus, tetapi tidak berlebihan. Dikutip dari VeryWell Mind, jika si dia baru saja mencoba gaya baru, kamu bisa memujinya dengan mengatakan, “Kamu terlihat keren banget pakai baju itu,” atau, “Kamu ganteng banget dengan gaya rambut itu,” atau, “Makeup kamu hari ini bagus banget.”
Kamu juga bisa memuji kinerja dia di kantor, misalnya, “Proyek kamu benar-benar keren, aku bangga sama kamu.” Jika kamu sedang bingung merangkai kata-kata, kamu cukup mengatakan, “Good job” atau “Well done.” Si Dia pasti akan sangat senang.
3. Ungkapkan rasa cintamu lewat kata-kata
Selain apresiasi dan pujian, terkadang pemilik love language words of affirmation juga butuh mendengar kata-kata ungkapan cinta secara langsung.
Ucapan sesederhana, “Aku sayang kamu,” atau “Aku beruntung banget punya pacar sepertimu,” atau “Aku selalu merasa nyaman setiap bersama kamu,” bisa membuat mereka merasa sangat dicintai.
Dilansir VeryWell Mind, jika kamu masih belum percaya diri untuk mengucapkan secara langsung, kamu bisa mengirimkan pesan singkat kepada si dia.
Pasanganmu juga akan sangat bahagia menerima pesan kecil yang kamu tulis tangan di sebuah post-it atau note kecil. Kemudian, jika kamu tipe orang yang suka menulis, kamu bisa mencoba menulis prosa atau tulisan yang berisi ungkapan rasa cintamu untuk si dia.
Nah, kamu siap memanjakan pasanganmu lewat love language words of affirmation?
