Rayakan 20 Tahun Lawan Osteoporosis, Anlene Gelar Pemeriksaan Kesehatan Tulang
·waktu baca 3 menit

Saat ini osteoporosis menjadi salah satu penyakit yang sangat membutuhkan perhatian serius. Secara medis, osteoporosis adalah kondisi muskuloskeletal (tulang, sendi, dan otot) kronis yang ditandai dengan penurunan kepadatan, kualitas, dan kekuatan tulang yang meningkatkan risiko patah tulang.
Hal tersebut tentunya dapat memengaruhi kegiatan sehari-hari dan mengganggu mobilitas konsumen. Data menyebutkan setidaknya 19,7 persen dari seluruh masyarakat Indonesia menderita osteoporosis. Lebih lanjut satu di antara tiga perempuan dan satu di antara lima laki-laki di atas usia 50 tahun mengalami osteoporosis.
Bahkan World Health Organization (WHO) telah menggolongkan osteoporosis sebagai silent disease yang dapat mengancam masa tua nanti.Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan secara dini dan edukasi yang konsisten berupa pemeriksaan kesehatan rutin pada kepadatan tulang, sendi, dan otot kepada kelompok masyarakat usia 40 tahun ke atas agar terhindar dari osteoporosis.
Nah, Oktober 2022 juga bertepatan dengan bulan kesadaran osteoporosis, Ladies. Sejalan dengan ini dan sekaligus merayakan kontribusi selama dua dekade alias 20 tahun lawan osteoporosis, Anlene menggelar acara edukasi publik dan pemeriksaan kesehatan massal pada kepadatan tulang, sendi dan otot, di sejumlah titik strategis.
Edukasi dan pemeriksaan kesehatan massal dilakukan gratis
Anlene, merek susu kesehatan tulang, sendi dan otot, kategori dewasa dari Fonterra, memprakarsai kegiatan edukasi publik dan pemeriksaan kesehatan massal pada kepadatan tulang, sendi dan otot secara gratis. Di Jakarta, Bandung, Medan, dan Surabaya mulai dari Agustus-Desember 2022. Kegiatan ini menargetkan 11.000 partisipan, khususnya orang dewasa di atas 40 tahun dan lansia.
Dalam konferensi pers 20 tahun Anlene lawan osteoporosis, Riescha Gayatri, Marketing Director, Fonterra Brands Indonesia mengatakan, “Sejak 2002, kami hadir di dengan memberikan nutrisi terbaik untuk tulang, sendi, dan otot bagi masyarakat Indonesia yang memiliki mobilitas tinggi. Sebagai bentuk kepedulian Anlene terhadap osteoporosis di Indonesia, Anlene secara konsisten menghadirkan berbagai program untuk mengedukasi serta mencegah osteoporosis di Indonesia, salah satunya adalah program rangkaian pemeriksaan kesehatan tulang yang kami lakukan tahun ini.”
Ia menambahkan bahwa rangkaian pemeriksaan kesehatan tulang ini merupakan yang terbesar dilaksanakan di Indonesia dan pihaknya berharap dapat terus membantu pencegahan osteoporosis di Indonesia.
Gerakan 10.000 langkah setiap hari
Selama dua dekade, Anlene bersama Kementerian Kesehatan RI dan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi) saling mendukung berbagai program edukasi pencegahan osteoporosis ke masyarakat Indonesia melalui gaya hidup sehat dan aktif dalam mengurangi risiko pengeroposan tulang sejak dini.
Gerakan 10.000 langkah setiap hari secara konsisten rutin dikampanyekan setiap tahun sebagai langkah mudah bagi kelompok usia dewasa dan lansia untuk berolahraga. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2002, Anlene telah berhasil melibatkan lebih dari 150.000 orang untuk berpartisipasi dalam gerakan ini, dan masih terus bertambah.
Menurut dr. Lily Indriani Octovia, MT, M.Gizi, SpGK(K), Sekretaris Jenderal Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi), kunci dari kesehatan tulang, sendi, dan otot adalah tetap bergerak aktif dan pemeriksaan kesehatan rutin.
Lebih lanjut, ia mengimbau konsumsi kalsium, protein, dan kolagen secara harian penting untuk dilakukan oleh kelompok usia di atas 40 tahun.
“Pada dasarnya, osteoporosis biasanya menunjukkan gejala seperti sakit punggung yang parah, kehilangan tinggi badan, atau membungkuknya tulang belakang. Oleh karena itu, pemeriksaan kepadatan tulang, sendi, dan otot penting untuk dilakukan. Saya sangat mengapresiasi edukasi massal hari ini,” imbuhnya.
