Woman
·
18 November 2020 12:43

Rela Lepas Gelar Kerajaan Jepang, Ini Kisah Cinta Putri Mako dengan Pria Biasa

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Rela Lepas Gelar Kerajaan Jepang, Ini Kisah Cinta Putri Mako dengan Pria Biasa (47937)
Putri Mako dan Kei Komura Foto: REUTERS/Shizuo Kambayashi/Pool
Putri Mako dari Jepang kembali menunda rencana pernikahan dengan kekasihnya, Kei Komuro. Melansir Daily Mail, cucu pertama mantan kaisar Jepang, Akihito, ini melalui pernyataan pers mengatakan bahwa ia dan pasangannya belum tahu kapan pernikahan mereka akan dilaksanakan. Kabar baiknya, Putri Mako dan Kei tidak mengakhiri hubungan.
ADVERTISEMENT
"Bagi kami, pernikahan adalah pilihan hidup dan sangat berharga bagi kami. Kami tidak tergantikan untuk satu sama lain dan kami bisa mengandalkan masing-masing dalam suka maupun duka. Sulit bagi kami untuk memberikan kepastian tentang rencana kami kedepannya," ungkap keponakan dari Kaisar Jepang, Naruhito, ini dalam pernyataan pers yang dirilis oleh Badan Rumah Tangga Kekaisaran beberapa waktu lalu.
Ini bukan pertama kalinya Putri Mako dan Komuro menunda pernikahan. Sebelumnya pada 2017, media Jepang, Japan Today, melaporkan bahwa Badan Rumah Tangga Kekaisaran mengumumkan pernikahan Mako dan Komuro yang tadinya akan diadakan pada November 2017 akan ditunda setidaknya dua tahun. Upacara pertunangan yang resminya akan digelar pada awal Maret 2017 juga akan ditunda.
ADVERTISEMENT
Kabarnya, keputusan Mako ini memicu spekulasi soal rumor yang beredar di media Jepang soal masalah ekonomi keluarga Komuro.
Rencana awalnya, pernikahan keduanya akan digelar pada 2020, setahun setelah Kaisar Akihito turun takhta pada 30 April 2019 dan Naruhito menjabat sebagai kaisar. Namun sayangnya di tahun 2020 ini, dewi fortuna juga tidak kunjung berpihak pada pasangan Mako dan Komuro.

Pernikahan ditunda karena keluarga kekasih Putri Mako alami masalah ekonomi

Rela Lepas Gelar Kerajaan Jepang, Ini Kisah Cinta Putri Mako dengan Pria Biasa (47938)
Putri Mako dan Kei Komura Foto: REUTERS/Shizuo Kambayashi/Pool
Pada 2017 lalu, kabar penundaan pernikahan ini memunculkan rumor yang mengaitkannya dengan pemberitaan tabloid soal ibu Kei Komuro yang meminjam uang dari Putri Mako untuk membayar sekolah putranya itu.
Namun pihak istana Jepang membantah kabar tersebut. Melalui tulisannya pada media Jepang, Putri Mako mengatakan bahwa penundaan pernikahan dilakukan karena keduanya butuh waktu untuk mempersiapkan resepsi dan kehidupan pasca menikah.
ADVERTISEMENT
"Kami menyadari kurangnya waktu melakukan persiapan yang memadai untuk berbagai acara pernikahan kami tahun ini dan kehidupan setelahnya. Kami sadar semuanya terlalu terburu-buru," ungkap Putri Mako pada media Jepang pada 2018 lalu.

Putri Mako rela kehilangan gelar demi cinta

Rela Lepas Gelar Kerajaan Jepang, Ini Kisah Cinta Putri Mako dengan Pria Biasa (47939)
Putri Mako dan Kei Komuro. Foto: Hitoshi Takano/Kyodo News via AP
Berbeda dengan peraturan Kerajaan Inggris yang memperbolehkan anggota keluarga kerajaan menikah dengan masyarakat biasa, kekaisaran Jepang punya aturan sebaliknya.
Berdasarkan peraturan kekaisaran, Putri Mako yang menikahi masyarakat biasa akan kehilangan gelarnya. Sesudah menikahi Komuro yang bekerja di sebuah firma hukum, perempuan 29 tahun itu akan kehilangan hak istimewanya sebagai keluarga kerajaan, termasuk pemasukan dari negara.
Untuk membiayai kehidupan Mako dan Komuro setelah menikah nanti, Istana Jepang telah meminta dana 150 juta yen atau lebih dari Rp 18,5 miliar dari anggaran negara tahun fiskal 2018.
ADVERTISEMENT

Putri Mako jatuh hati dengan Kei Komuro karena senyum dan sifatnya

Rela Lepas Gelar Kerajaan Jepang, Ini Kisah Cinta Putri Mako dengan Pria Biasa (47940)
Putri Mako dan Kei Komuro Foto: REUTERS/Shizuo Kambayashi/Pool
Hubungan kedekatan Putri Mako dan Kei Komuro berlangsung sejak 2012. Pada pengumuman pertunangan pada September 2017 lalu, Mako bercerita bahwa hubungan mereka dimulai saat dia duduk di belakang Kei di sebuah pertemuan di Universitas Kristen Internasional Tokyo, tempat mereka menyelesaikan studi. Mako mengaku terpesona dengan senyuman Komuro.
"Pertama, saya tertarik dengan senyumnya yang cerah seperti matahari," kata Mako sambil tersenyum malu-malu, seperti dikutip dari Associated Press.
Dalam kegiatan tersebut, keduanya banyak berbincang untuk pertama kalinya. Tak lama setelah itu, Mako dan Komuro menjalin hubungan resmi. Seiring berjalannya waktu, Mako menyadari bahwa ia jatuh cinta dengan Komuro bukan karena fisiknya saja.
ADVERTISEMENT
"Dia (Komuro) adalah pekerja keras yang tulus, berpikiran kuat, dan dia memiliki hati yang besar," pungkas Putri Mako.
Pasangan yang kini sudah menjalin hubungan selama 8 tahun itu sempat menjalin hubungan jarak jauh selama satu tahun saat Mako harus kuliah di Inggris dan Komuro di Amerika Serikat.
Merasa tak terpisahkan oleh jarak dan waktu, Komuro pun kemudian memutuskan melamar Putri Mako saat sedang makan malam bersama pada Desember 2013. Setelah lamaran itu, Putri Mako mengenalkan Komuro pada orang tuanya, Pangeran Akishino, yang berada di urutan kedua dalam tahta Krisan, dan ibunya, Putri Kiko.
Komuro sendiri yang tidak berasal dari keluarga kerajaan atau bangsawan merasa beruntung telah diterima baik oleh keluarga kekaisaran Jepang. Ia pun mengaku ingin memiliki rumah tangga yang hangat dan penuh kebahagiaan dengan Putri Mako.
ADVERTISEMENT
----
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)