Resmi Lepas Jabatan Menkeu RI, Sri Mulyani Pakai Baju Kurung Pink & Kain Batik
·waktu baca 3 menit

Sri Mulyani Indrawati pamit undur diri dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan pada Selasa (9/9). Lewat prosesi serah terima jabatan (sertijab) di kantor Kementerian Keuangan RI, Jakarta, Sri Mulyani resmi menyerahkan jabatannya kepada Purbaya Yudhi Sadewa.
Di momen penuh haru itu, Sri Mulyani mengenakan baju kurung berwarna muted pink dengan detail kerah tinggi berhiaskan manik-manik. Baju kurung tersebut berbahan silk yang mengilap, memberikan kesan anggun.
Mantan menkeu itu memadukannya dengan kain batik bermotif bunga dengan nuansa merah, putih, dan terracota yang disampirkan di pundak. Pun dengan kain batik yang ia kenakan sebagai bawahan. Sementara itu, untuk sepatunya, Sri Mulyani memilih pump kitten heels berwarna beige yang netral.
Sementara itu, rambut Sri Mulyani ditata ke dalam gaya sanggul bawah besar—gaya andalannya setiap menghadiri acara-acara resmi. Sanggulnya itu dihiasi dengan hairpiece berwarna perak yang elegan.
Ketika ditanya soal konsep busananya, Sri Mulyani menyebut bahwa gayanya mengambil tema nasional. “Nasional saja (konsepnya),” ucapnya ketika ditanya kumparan, Selasa (9/9).
Sri Mulyani mengakhiri masa jabatan sebagai Menteri Keuangan RI usai kena reshuffle pada Senin (8/9). Posisinya digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, seorang ekonom yang juga Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Tak lagi menjadi menteri, Sri Mulyani pun meminta privasinya sebagai warga sipil dihormati.
“Saya pamit undur diri pagi hari ini dan mohon mulai saat ini untuk menghormati ruang privasi kami atau ruang pribadi saya sebagai warga negara biasa,” ujarnya.
Sri Mulyani menyebut, kesempatan untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan RI merupakan sebuah kehormatan besar baginya. Dia pun mengakui bahwa mengelola keuangan negara serta menjaga Kementerian Keuangan di situasi yang terus berubah tidaklah mudah.
“Makin kompleks dengan adanya perubahan teknologi digital, tantangan struktural dan juga dari tren geopolitik yang sedang terjadi. Tidak pernah mudah," ucapnya.
"Tidak ada gading yang tidak rusak, tidak ada gading yang tidak retak, tidak ada manusia yang sempurna. Pasti dalam menjalankan amanah ada kekurangan, ada kekhilafan, dan untuk itu saya dengan rendah hati memohon maaf," imbuh Sri Mulyani.
Momen perpisahan Sri Mulyani dengan para karyawan Kementerian Keuangan RI pun penuh haru. Dikutip dari kumparanBISNIS, mereka tampak memadati area Aula Mezzanine hingga Lobby Juanda untuk berpamitan dengan sang mantan Bendahara Negara. Tangis Sri Mulyani pecah ketika para karyawan Kemenkeu ramai-ramai menyanyikan lagu Bahasa Kalbu karya Raisa dan Andi Rianto.
Sri Mulyani pertama menjabat sebagai Menteri Keuangan pada 2005, di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pada 2006, dia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia oleh Emerging Markets Forum di Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura. Lalu, pada 2010, dia menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Lalu, pada 2016, ia kembali ke Tanah Air untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan di pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia kembali ditunjuk sebagai Menkeu RI di periode kedua pemerintahan Jokowi pada 2019.
Di 2024, Sri Mulyani kembali mengemban tugas sebagai Bendahara Negara di bawah kekuasaan Presiden Prabowo Subianto. Ini berarti, Sri Mulyani menjabat sebagai Menkeu di bawah tiga presiden berbeda.
