Kumparan Logo

Serba-serbi Kuteks Gel dan Tips Membuatnya Tahan Lama

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Serba-serbi Kuteks Gel dan Tips Membuatnya Tahan Lama. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Serba-serbi Kuteks Gel dan Tips Membuatnya Tahan Lama. Foto: Shutterstock

Ladies, untuk menghias kuku, ada banyak pilihan kuteks yang tersedia, mulai dari gel, acrylic, hingga kuku palsu yang bisa langsung dipasang dengan bentuk press on maupun stiker.

Di antara pilihan tersebut, kuteks gel menjadi primadona; disukai oleh lebih banyak orang. Sebab, kuteks gel tampak lebih kuat, sangat mengkilap, dan sering ditawarkan oleh banyak salon nail art.

Terlepas dari kelebihannya, apakah sebenarnya kuteks gel aman untuk kuku? Untuk tahu jawabannya, simak penjelasan berikut ini, yang telah kumparanWOMAN rangkum dari ahli manicure ternama, seperti dikutip dari Teen Vogue.

Apa yang dimaksud kuteks gel?

Ilustrasi kuteks gel. Foto: Andrii Oleksiienko/Shutterstock

Kuteks gel dapat bertahan lebih lama dibandingkan kuteks tradisional. Ini karena adanya proses yang berbeda dan melibatkan lampu UV untuk membuatnya. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan juga berbeda, Ladies.

Pemulas kuku dari bahan gel terdiri atas kandungan yang lebih kuat dan tahan untuk kegiatan sehari-hari. Ini dapat “mencengkeram” kuku lebih erat dibandingkan kuteks tradisional. Kuteks gel lebih fleksibel dan tahan retak.

Kuteks gel dikeringkan dengan bantuan LED atau lampu UV khusus kuku. Sementara itu, kuteks biasa hanya memerlukan oksigen untuk mengeringkannya. Untuk menghilangkannya, kuteks gel membutuhkan waktu sekitar 10 menit ditekan dengan aseton. Lain halnya dengan kuteks biasa yang langsung hilang dalam sekali usap dengan aseton, Ladies.

Berapa lama kuteks gel dapat bertahan?

Ilustrasi kuteks. Foto: Imcsike/Shutterstock

Kuteks gel dapat bertahan lebih lama. Biasanya, beberapa orang mengaku dapat mempertahankan kuteks gel mereka hingga satu bulan. Tapi, semua itu tergantung aktivitas masing-masing individu, ya.

Warna dan lapisannya dapat bertahan lebih lama bila kamu menghindari beberapa hal yang bisa merusak kuteks gel. Akan tetapi, sama seperti kuteks lain, kuteks gel pun dapat merusak kuku. Kuku bisa menjadi kering, kasar, dan ada goresan. Kerusakan kuku bisa dicegah dengan fondasi kuku yang lebih kuat.

Apakah kuteks gel aman?

Tidak perlu khawatir, kuteks gel aman dipakai, dengan catatan tidak terlalu berlebihan. Meskipun aman, kuteks gel tetap berdampak pada kuku kamu, Ladies. Apalagi, bila kamu mengaplikasikannya untuk jangka waktu yang panjang.

Tips membuat kuteks gel tahan lama

Ladies, simak tips berikut ini agar kuteks gel kamu lebih tahan lama dan terjaga kesehatannya.

1. Beri jeda pada pemakaian kuteks gel agar kuku alami dapat bernapas

Tidak pilih bahan dan sering memakai kuteks dalam jenis apa pun akan membuat kuku jadi lebih lemah. Proses penggunaan kuteks gel akan menipiskan lapisan dan membuat kuku dehidrasi.

Ilustrasi kuku perempuan. Foto: Shutterstock

Untuk menyembuhkannya, tidak perlu ke salon kuku, Ladies. Kamu hanya perlu memberi jeda pada pemakaian kuteks, khususnya kuteks gel. Dalam jangka waktu dua minggu, beri waktu agar kuku dapat istirahat sejenak sambil mengetahui penyebab maupun gejala pada kuku.

Lapisan kuteks yang tebal dapat menghalangi kuku untuk mentransfer oksigen. Jeda sejenak akan memberi kuku kesempatan untuk menghidrasi dan memperbaiki lapisannya kembali.

2. Jangan menarik kuteks gel yang terkelupas

Ilustrasi kuteks gel. Foto: Natali Sam/shutterstock

Salah satu hal yang sering dilakukan oleh pencinta kuteks gel adalah proses melepas lapisan kuteks. Saat kamu tergoda untuk mengelupas kuteks gel, air akan masuk ke dalam lapisan kuku. Hal ini justru akan menampung bakteri dan menyebabkan jamur.

Jika dirobek, kuteks gel akan mengangkat lapisan kuku kamu. Butuh waktu enam bulan untuk memperbaiki kerusakan ini, Ladies.

Namun, jangan takut, semua ini tergantung cara kamu memakai dan melepas kuteks gel. Bila dioleskan dan dihapus dengan benar, kuteks gel sangat aman untuk dipakai terus-menerus.

3. Ketahui bahan-bahan dalam kuteks gel

Perhatikan juga kandungan dalam kuteks yang kamu pakai. Hindari bahan beracun dalam kuteks, yakni formaldehyde, toluene, dan dibutyl phthalate (DBO).

Uji klinis dalam dosis tinggi menemukan bahwa bahan-bahan ini dapat menyebabkan peradangan dengan efek samping lainnya. Parahnya, kandungan tersebut bisa mengganggu fungsi hati dan tiroid.

4. Batasi kuku dari paparan sinar UV

Ilustrasi kuteks gel. Foto: Sergii Sobolevskyi/shutterstock

Studi baru dari American Academy Dermatology mengungkapkan bahwa kuteks gel bisa menjadi bahan yang tidak aman bagi orang yang sensitif terhadap sinar UV. Seiring berjalannya waktu, paparan yang intens dengan sinar UV dapat menyebabkan kerusakan kulit.

Kini tren pengering kuteks gel dengan lampu LED memang kian marak. Namun, ada kekeliruan terkait itu. Justru, teknologi tersebut sebenarnya menggunakan intensitas panjang untuk mengeringkannya. Menurut dokter kulit, inilah yang berpotensi membahayakan kulit.

5. Hindari mandi atau berendam dengan air panas

Air panas jadi salah satu musuh terbesar bagi kuteks gel, Ladies. Untuk menghilangkannya, kamu bisa merendam kuku ke air panas. Sebaliknya, agar kuteks gel tahan lama, kamu bisa menghindari air panas atau hangat saat mandi. Sebagai pilihan, kamu bisa menggunakan sarung tangan bila ingin mencuci sesuatu dengan air hangat.