Kumparan Logo

Tara Basro Pernah Alami Depresi Gara-gara Toxic Relationship

kumparanWOMANverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tara Basro untuk Women on Top. Stylist: Anantama Putra, Makeup: Michael Aji. Pro Artist Estee Lauder, Hairdo: Nik Alex by The Parlour. Busana: Topshop. Foto: Norman Fideli
zoom-in-whitePerbesar
Tara Basro untuk Women on Top. Stylist: Anantama Putra, Makeup: Michael Aji. Pro Artist Estee Lauder, Hairdo: Nik Alex by The Parlour. Busana: Topshop. Foto: Norman Fideli

Setiap pasangan tentu memiliki kebiasaan atau cara masing-masing dalam mengelola hubungan. Baik itu kebiasaan dalam menyikapi masalah, beradu argumen, hingga mengontrol emosi.

Jika kebiasaan-kebiasaan itu memberi nilai positif, maka akan menciptakan hubungan yang sehat. Sebaliknya, jika kebiasaan-kebiasaan itu cenderung negatif maka akan menciptakan hubungan yang tidak sehat alias toxic relationship.

Berbicara soal toxic relationship, ternyata aktris sekaligus model Tara Basro juga pernah mengalami jeratan toxic relationship. Saat diwawancarai kumparanWOMAN untuk konten spesial Women On Top pada Jumat (24/1) lalu, Tara bercerita bahwa pengalaman itu bahkan membuatnya depresi.

“Depresinya itu sampai tahap enggak bisa melihat diri sendiri lagi, like I don’t know who I am. Terus kehilangan harapan, kayak benar-benar enggak ada rasanya lagi gitu dan lupa untuk dress up for yourself,” cerita Tara.

kumparan post embed

Karena itu, menurut Tara, dalam menjalin sebuah hubungan, penting bagi pasangan untuk menjalani self-discovery atau proses penemuan atau pengenalan pada diri masing-masing.

“Karena ketika dua orang menyatu, dan dua-duanya sudah tahu siapa mereka dan tujuan hidup mereka, secara otomatis mereka juga enggak akan ngasih vibes yang negatif atau toxic lagi,” tutup Tara Basro.