Kumparan Logo

Tetap Aman & Nyaman, Ini Gaya Rambut Terbaik saat Pilates

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pilates  Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pilates Foto: Shutterstock

Pilates reformer menjadi salah satu aktivitas kebugaran favorit para perempuan urban saat ini. Olahraga ini identik dengan kelembutan, kekuatan, dan feminitas. Dari sinilah, muncul tren kecantikan baru: Hairstyle atau gaya rambut paling ideal saat melakukan latihan di atas mesin reformer.

Data dari Google Trends bahkan mencatat lonjakan pencarian kata kunci “reformer Pilates hair”, mencapai 2.549 persen dalam setahun terakhir. Pencarian aktif secara global mencapai angka jutaan.

Namun, fenomena ini bukan sekadar urusan estetika demi tampil modis saat berolahraga. Ini menyangkut aspek fungsionalitas dan keselamatan.

Ketika tubuh dituntut untuk terus bergerak, berbaring, dan bertumpu pada mesin yang dinamis, penataan rambut yang salah tidak hanya akan mengganggu fokus, tetapi juga berpotensi menyebabkan ketegangan otot leher akibat ganjalan rambut yang tidak rata pada sandaran kepala mesin.

Tren Pilates Hair dan Pentingnya Melindungi Rambut

Ilustrasi gaya rambut olahraga. Foto: Shutterstock

Dikutip dari Elle, hairstylist Dimitris Giannetos menjelaskan bahwa esensi utama dari gaya rambut ini adalah tampilan yang rapi dan terstruktur, tetapi terkesan santai.

Gaya ini, menurutnya, merepresentasikan penampilan yang clean dan tertata rapi. Tatanan ini juga dikenal dengan istilah slicked-back, off-duty look khas para pencinta olahraga aktif. Konsep ini memadukan fungsionalitas tingkat tinggi dengan estetika yang menawan agar setiap gerakan olahraga dapat dilakukan secara maksimal tanpa hambatan.

Kebutuhan ini muncul karena karakteristik mesin reformer yang dilengkapi dengan berbagai pegas, tali, dan komponen bergerak lainnya. Rambut yang dibiarkan terurai bebas atau diikat secara asal-asalan sangat rentan tersangkut pada komponen mesin, yang tentunya sangat membahayakan keselamatan.

Oleh karena itu, para ahli sangat menyarankan gaya rambut yang mampu mengamankan seluruh helaian rambut, agar tetap berada jauh dari wajah dan bahu selama sesi latihan berlangsung.

Rekomendasi Gaya Rambut Terbaik untuk Kelas Reformer

Classic Top Knot

instagram embed

Sanggul atas klasik adalah salah satu gaya paling direkomendasikan untuk sesi latihan intensif. Menurut Marketing Director brand penataan rambut Drybar, Margaux Mahoney, posisi sanggul tidak akan mengganggu postur tubuh saat berbaring di atas mesin.

“Sanggul rendah atau aksesori rambut yang tebal dapat menciptakan titik tekan keras yang mendorong kepala ke depan saat berbaring telentang. Hal ini merusak form tubuh (saat pilates) dan memicu ketegangan berlebih pada area leher," jelasnya, dilansir Elle.

Penempatan sanggul tepat di puncak kepala akan memastikan bagian belakang tengkorak dapat menempel datar tanpa ganjalan.

Low Ponytail

instagram embed

Bagi pemilik rambut dengan panjang medium, gaya kuncir kuda bawah atau low ponytail menjadi opsi alternatif yang baik. Gaya ini dibuat dengan cara mengikat rambut di kepala bagian bawah, kemudian menyelipkan ujung rambut ke dalam karet elastis agar tidak berayun bebas. Langkah ini sangat efektif mencegah ujung rambut menyapu matras atau tersangkut di bawah tubuh saat melakukan gerakan transisi cepat atau latihan dalam posisi duduk.

Kepangan atau Braids

instagram embed

Buat pemilik rambut tebal, panjang, atau memiliki tekstur keriting alami, french braids atau dutch braids menjadi solusi terbaik. Gaya kepang yang menempel rapat pada kulit kepala memastikan rambut terdistribusi secara rata dan pipih.

Gaya kepangan juga memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat untuk menahan posisi rambut, agar tidak mudah terlepas di tengah latihan yang dinamis.