Kumparan Logo

Tips Karier: 3 Cara Sukses Lakukan Wawancara Kerja Melalui Telepon

kumparanWOMANverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi wawancara kerja melalui telepon. dok. FreePik/freepic.diller
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wawancara kerja melalui telepon. dok. FreePik/freepic.diller

Ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi wawancara kerja. Selain bertatap muka, wawancara kerja juga bisa dilakukan secara online melalui video call atau pun melalui sambungan telepon.

Biasanya, wawancara jarak jauh dilakukan oleh perusahaan yang ingin mewawancarai pelamar kerja namun domisilinya tidak berada di kota yang sama. Maka dari itu untuk lebih efisien, wawancara kerja melalui video atau telepon menjadi solusi paling mudah dan praktis.

Terlebih lagi saat pandemi seperti ini, di mana kita dihadapkan pada new normal yang membuat semua hal dilakukan dari jarak jauh, termasuk pula wawancara kerja. Sehingga, tak ada salahnya untuk membiasakan diri dengan cara seperti ini.

Tetapi sayangnya, banyak pelamar kerja yang justru gagal dalam mendapatkan pekerjaan saat melakukan wawancara kerja via telepon. Ada yang gugup saat menjawabnya hingga tidak memahami konteks pertanyaan yang diajukan.

Ladies, tak mau kan seperti ini? Maka dari itu, ada baiknya ketahui cara yang harus dilakukan agar Anda sukses melakukan wawancara kerja melalui telepon.

Seperti apa? Berikut tips karier yang bisa diikuti, seperti dikutip dari Marie Claire.

1. Siapkan hal-hal yang harus dilakukan saat wawancara kerja

Career Coah asal Amerika, Liz Bentley, memaparkan, hal yang harus diperhatikan pertama kali adalah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Saat Anda diinfokan akan melakukan wawancara kerja, tanya berapa lama wawancara tersebut akan berlangsung, dengan demikian Anda tahu hal apa saja yang harus dipersiapkan.

Ilustrasi wawancara kerja melalui telepon. dok. FreePik

Misalnya, mencari informasi tentang profil perusahaan, siapa saja kompetitornya, siapa yang akan mewawancarai Anda, dan lain-lain. Selain itu, pikirkan pula di mana Anda akan menerima telepon, pastikan jangan berada di tempat yang ramai dan berisik sehingga Anda bisa fokus mendengar dan menjawab pertanyaan.

Setelah itu, siapkan skenario dalam menjawab pertanyaan yang sekiranya akan ditanyakan oleh pewawancara. Tulis per poin hal-hal apa saja yang relevan dengan Anda dan perusahaan yang akan mewawancarai Anda.

2. Jangan menyela saat pewawancara sedang bicara

Ada tiga hal yang harus Anda pahami saat melakukan wawancara via telepon agar komunikasi yang dijalin berjalan dengan baik, sekaligus menambah nilai positif dalam penilaian Anda. Pertama, dengarkan baik-baik apa yang dikatakan pewawancara, fokus dalam menjalin percakapan dan pikirkan apa yang mereka katakan sehingga Anda mengetahui maksud pertanyaannya.

com-Ilustrasi perempuan sedang menelpon. Foto: Shutterstock

Kedua, usahakan jangan menyela saat pewawancara tengah menjelaskan kepada Anda. Anda bisa berbicara ketika ia sudah selesai menjelaskan hal yang perlu Anda ketahui. Pastikan bahwa pertanyaan yang ingin Anda tanyakan dapat dimengerti dengan jelas dan artikulasi yang baik.

Terakhir, cobalah untuk tersenyum saat berbicara. Karena saat Anda tersenyum orang bisa merasakannya, bahkan melalui telepon sekalipun.

"Saya selalu memberi tahu orang-orang untuk tersenyum saat menelpon, karena Anda akan merasakan tubuh menjadi lebih rileks dan tenang, walaupun perbincangan tersebut sebenarnya cukup intens," jelas Liz.

3. Ucapkan terima kasih dan tinggalkan kesan yang baik

Ilustrasi perempuan menelpon. Foto: Shutterstock

Setelah wawancara melalui telepon berakhir, jangan lupa ucapkan terima kasih. Bila perlu, Anda bisa memberikan pesan singkat kepada pihak yang menghubungi Anda dan ucapkan terima kasih secara singkat. Gunakan kesempatan ini untuk meninggalkan kesan yang baik pada pewawancara, hal ini akan menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik pada posisi tersebut.