Tren Perhiasan High Jewellery 2026

Tren dalam perhiasan mulia tak datang dan pergi sekerap perhiasan aksesori. Terbuat dari logam dan permata yang langka dan berharga, fine jewellery dan high jewellery seringkali juga berfungsi sebagai investasi.
Nilainya yang tinggi membuat si pemilik mengenakannya dalam tempo yang panjang, bahkan diwariskan ke generasi selanjutnya.
Namun tak pelak, sebagai buah dari kreativitas, ragam gaya perhiasan mulia berubah sejalan dengan pendekatan artistik si pencipta, dan tentu saja, suasana hati dan gaya hidup konsumen. Berikut tren perhiasan mulia yang wajib dicermati saat ini.
Warna-Warni Permata
Batu permata dengan warna-warna cerah yang memukau menjadi tren utama tahun ini. Seperti dalam koleksi Diorissima pada lini haute joaillerie rumah mode Dior yang dikepalai oleh desainer perhiasan Victoire de Castellane.
Koleksi ini terinspirasi oleh tiga dunia yang memikat: vegetasi yang rimbun, kedalaman perairan, dan rasi bintang yang penuh misteri. Warna hijau yang pekat, biru turquoise, dan ungu yang memukau diambil dari potret alam dan dipindahkan dalam perhiasan.
Tiffany & Co dalam koleksi Blue Book 2026: Hidden Garden juga menyuarakan kekaguman pada alam dengan motif flora dan fauna seperti melati, kupu-kupu dan burung cendrawasih yang kaya akan warna menyala.
Simplisitas Anting Berlian
Tak pernah ketinggalan zaman, anting berlian tetaplah selalu jadi pilihan nomor satu. Tren seringkali diperkuat dengan munculnya gambar selebritas yang mengenakan perhiasan ini secara berulang-ulang. Seperti Ariana Grande dengan anting berlian berbentuk tetesan air (teardrop) atau Jennifer Lawrence yang kerap kali berjalan di atas karpet merah dengan giwang berlian model tusuk.
Versatile – dapat dipakai sehari-hari maupun acara spesial, anting berlian dengan desain yang klasik bisa dikatakan sebagai pilihan yang menguntungkan - mengingat daya pakainya yang tinggi. Label seperti Tiffany & Co, Frank & Co, dan Wanda House of Jewel memiliki berbagai ragam koleksi.
Jadi Pusat Perhatian dengan Mutiara
Untaian mutiara di leher secara instan dapat menambah elegansi pemakai. Tapi di era kini, mutiara tak hanya tampil sederhana. Desain yang maksimalis, ukuran yang besar, dan proporsi yang tak biasa membuat perhiasan mutiara jadi senjata untuk mencuri perhatian.
Label perhiasan mutiara ternama Mikimoto meluncurkan koleksi terbarunya, L’éclat. Terinspirasi oleh hamparan bintang yang membentuk galaksi, koleksi ini memakai mutiara budidaya Laut Selatan yang berukuran besar, didesain untuk memancarkan kilau yang hidup dan menggambarkan keluasan alam semesta.
Gaya avant-garde pun dapat dicapai lewat untaian mutiara, terbukti lewat karya terbaru desainer Melanie Georgacopoulos, Eclipse. Lembutnya kilau mutiara diuntai dengan rantai logam berkarakter keras, menghasilkan perpaduan yang kompleks.
Social Media Favourites
Van Cleef & Arpels dan Cartier adalah dua label perhiasan yang disegani, dan media sosial telah mengantarkan keduanya sebagai brand paling viral saat ini.
Sepasang suami-istri Alfred Van Cleef and Estelle Arpels mendirikan rumah perhiasan mereka pada 1906, dan kini koleksi paling populer Alhambra yang motifnya terinspirasi oleh daun berhelai empat sebagai simbol keberuntungan, nyata diburu para penikmat perhiasan.
Koleksi Alhambra terbaru menampilkan warna enamel merah jambu yang sulit untuk ditolak semua perempuan. Sementara Cartier, semakin berjaya lewat seri desain Love, dengan ciri khas motif garis-garis dan detail sekrup terbuka di berbagai. Koleksi barunya gelang Love Unlimited tampil lebih luwes dan fleksibel berkat sistem pengait yang tersembunyi.
Penulis: Rifina Marie
