Kumparan Logo

UOB Dukung Pameran Tunggal Prabu Perdana Bertajuk 'Lanskap di Antara Dua Latar'

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lukisan karya seniman Prabu Perdana dalam Pameran Tunggal 'Lanskap di Antara Dua Latar'. Foto: UOB Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Lukisan karya seniman Prabu Perdana dalam Pameran Tunggal 'Lanskap di Antara Dua Latar'. Foto: UOB Indonesia

Seniman asal Bandung, Prabu Perdana kembali meneguhkan identitas artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk 'Lanskap di Antara Dua Latar'. Ada sekitar 25 karya seni lukis yang dipamerkan.

Kali ini, Prabu menghadirkan visual berupa gedung-gedung, konstruksi, dan panorama urban yang tampil kontras dengan bunga, ranting, dan dedaunan yang penuh warna.

Lukisan karya seniman Prabu Perdana dalam Pameran Tunggal 'Lanskap di Antara Dua Latar'. Foto: UOB Indonesia

Melalui pameran “Lanskap di Antara Dua Latar” ini, Prabu lebih mendetail dengan eksperimen warna yang lebih kaya. Prabu juga menampilkan dialektika visual antara dua latar: lanskap perkotaan yang menjadi latar belakang, serta tetumbuhan yang mendominasi ruang depan kanvas.

Konsistensinya dalam menggarap lanskap sebagai tema utama memperlihatkan bagaimana objek visual ini bukan hanya sebatas panorama, tetapi juga ruang refleksi yang memadukan realitas dan imajinasi.

Dukungan Penuh dari UOB Indonesia

Lukisan karya seniman Prabu Perdana dalam Pameran Tunggal 'Lanskap di Antara Dua Latar'. Foto: UOB Indonesia

UOB Indonesia mendukung penuh terselenggaranya pameran tunggal ini. Tak hanya bagi Prabu sebagai seniman, dukungan ini juga bertujuan untuk memperluas akses masyarakat dalam mengapresiasi karya seni rupa Indonesia. Serta menjadi wujud konsistensi UOB Indonesia dalam mendorong lahirnya generasi seniman baru.

Maya Rizano, Head of Strategic Communications and Brand, UOB Indonesia, menyampaikan sebagai institusi keuangan, UOB Indonesia tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berkomitmen dalam membangun perkembangan sosial melalui bidang seni, pendidikan, dan anak-anak.

Lukisan karya seniman Prabu Perdana dalam Pameran Tunggal 'Lanskap di Antara Dua Latar'. Foto: UOB Indonesia

"Sejak 2011, kami konsisten mendukung lebih dari 750 seniman Indonesia, termasuk enam peraih penghargaan UOB Southeast Asian Painting of the Year. Dukungan terhadap pameran Prabu Perdana menegaskan komitmen UOB Indonesia dalam memperkaya ekosistem seni rupa, dan menginspirasi seniman muda untuk terus berkarya." ujar Maya.

Pada tahun 2020 lalu, UOB Indonesia menganugerahkan penghargaan UOB Painting of the Year 2020 kepada Prabu atas karyanya yang berjudul “Isolated Garden”. Sejak kemenangan tersebut, karya-karya lanskap Prabu semakin dikenal dan dipamerkan di berbagai galeri seni di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Magelang, hingga Singapura, Italia dan Amerika Serikat.

Cerita di Balik Lanskap di Antara Dua Latar

Lukisan karya seniman Prabu Perdana dalam Pameran Tunggal 'Lanskap di Antara Dua Latar'. Foto: UOB Indonesia

Pameran “Lanskap di antara Dua Latar” menjadi pernyataan artistik Prabu tentang posisi manusia di tengah modernitas yang serba cepat. Lewat komposisi yang tegas pada lukisan, Prabu mengajak audiens menimbang kembali relasi antara kota dan alam.

Karyanya juga seolah mengingatkan lagi bahwa di balik keterikatan kita pada kehidupan urban, selalu ada kebutuhan mendasar untuk kembali menemukan keseimbangan dengan lingkungan yang alami. Melalui karya-karyanya, Prabu menawarkan keindahan estetik sekaligus menghadirkan refleksi yang relevan dengan pengalaman hidup banyak orang.

Lukisan karya seniman Prabu Perdana dalam Pameran Tunggal 'Lanskap di Antara Dua Latar'. Foto: UOB Indonesia

Perwakilan Vice and Virtue Gallery Wilian Robin mengatakan bahwa karya Prabu Perdana sebagai jembatan antara pengalaman sehari-hari di kota dan kerinduan manusia pada alam.

"Pameran ini tidak hanya memperlihatkan kekuatan visual, tetap juga menghadirkan ruang refleksi yang sangat relevan bagi masyarakat urban saat ini. Vice & Virtue Gallery bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan artisitik Prabu dan menghadirkan karyanya ke publik yang lebih luas," ujarnya.

Buat kamu yang tertarik menikmati karya seni Prabu Perdana, pameran ini terbuka untuk umum mulai 13 September sampai 13 Oktober 2025 di Vice and Virtue Gallery, Wisma Geha, Jakarta.