Bagaimana Diet Atkins Dapat Menurunkan Berat Badan?

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Konsumsi lemak dan protein dengan lebih banyak
Konsep diet lain yang cukup populer adalah dengan mengonsumsi protein dan lemak, namun diharuskan untuk menghindari asupan yang mengandung karbohidrat. Dengan kata lain diet yang dikenal dengan sebutan diet Atkins ini menganjurkan pengonsumsian makanan rendah karbohidrat. Nama diet Atkins diambil dari nama seorang fisikawan bernama Dr. Robert C. Atkins yang menuliskan buku terlaris tentang diet di tahun 1972, sekaligus mempromosikan diet ini. Diet Atkins disebut akan berjalan efektif menurunkan berat badan karena ketika orang-orang yang menjalankannya menurunkan asupan karbohidrat dan memakan protein lebih banyak, nafsu makannya secara perlahan juga akan menurun. Secara otomatis hal ini juga membuat kalori yang dikonsumsi akan lebih sedikit. Yang menarik lainnya, diet ini terdiri atas 4 fase, dimana fase pertama yaitu fase induksi, konsumsi karbohidrat harus di bawah 20 gram per harinya selama 2 minggu. Hanya karbohidrat yang berasal dari daun-daunan hijau saja yang diperboleh untuk fase 1 ini. Selanjutnya ketika sudah memasuki fase kedua hingga keempat, perlahan asupan karbohidrat mulai ditambahkan. Dimulai dengan karbohidrat yang berasal dari buah-buahan sampai pada akhirnya diperbolehkan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat lebih tinggi, seperti kentang, polong-polongan, oat atau nasi yang lebih sehat. Tapi perlu diingat bahwa konsumsi karbohidrat tersebut sebaiknya tidak berlebihan atau kadarnya berada di taraf menengah.

Sumber gambar: commons.wikimedia.org
