Beberapa tempat yang dianjurkan untuk tidak dikunjungi

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kita pasti sering sekali melakukan traveling menuju destinasi wisata di dalam maupun diluar negeri, dari indahnya alam maupun susasana ramai kota. Namun tidak semua tempat bisa dikunjungi oleh para wisatawan meskipun memiliki beberapa keunikan yang menarik beberapa orang. Tempat tersebut ada yang menyembunyikan misteri yang masih belum terpecahkan oleh ilmuan sekalipun hingga memang merupakan tempat yang dilarang untuk dimasuki oleh orang-orang karena alasan keselamatan dan semacamnya. Berikut adalah beberapa contoh tempat yang menyimpan misteri yang belum terpecahkan atau merupakan tempat yang berbahaya untuk dikunjungi.
1.Gua Lascaux
Gua Lascaux adalah gua yang di dalamnya mengandung beberapa seni prasejarah tertua dan terbaik di dunia. Gua ini ditemukan oleh Marcel Ravidat pada tahun 1940. Di dalam gua terdapat lukisan yang sebagian besar menggambarkan binatang. Gua yang berada di Prancis ini berusia sekitar 17.000 tahun. Gua Lascaux merupakan salah satu tujuan wisata, tetapi sejak tahun 1963 gua tersebut ditutup.Hal ini dikarenakan adanya serangan jamur aneh di dalamnya dan banyak faktor berbahaya lainnya. Saat ini, pengunjung hanya bisa melihat replikanya di Lascaux II.
2.Pulau Sentinel Utara
Pulau Sentinel Utara adalah sebuah pulau yang ada dalam gugusan Kepulauan Andaman di Teluk Benggala. Letak pulau ini berada di sebelah barat bagian selatan Pulau Andaman Selatan. Sebagian besar pulau ini diliputi oleh hutan. Pulau ini begitu kecil, letaknya cukup jauh dari pemukiman utama manusia di Pulau Andaman Besar. Pulau ini dikelilingi oleh terumbu karang serta tidak memiliki pelabuhan alam. Pulau Sentinel Utara dihuni oleh sekelompok masyarakat primitif yang disebut sebagai Suku Sentinel. Populasi mereka saat ini diperkirakan berkisar antara 50 sampai 400 orang. Orang-orang Sentinel ini menghindari setiap hubungan dengan orang lain di luar kelompok mereka, keberadaan mereka disebutkan sebagai orang-orang yang hingga saat ini tetap menolak bersentuhan dengan peradaban modern. Populasi orang-orang Sentinel ini ditengarai menghadapi potensi ancaman penyakit menular di mana mereka tidak memiliki kekebalan tubuh untuk bertahan. Ancaman lainnya adalah terjadinya kekerasan dari penyusup yang memasuki pulau. Pemerintah India dalam hal ini telah menyatakan seluruh Pulau dan perairan sekitarnya sejauh tiga mil dari pulau, menjadi sebuah zona eksklusi.
3.Bigelow Ranch
Dulunya Bigelow Ranch dikenal dengan nama Skinwalker Ranch dan Sherman Ranch. Adalah area dengan luas 480 acre yang berada di Utah, Amerika. Dikisahkan banyak sekali kejadian aneh yang pernah terjadi di area tersebut. Sejumlah warga pernah melihat penampakan UFO, binatang yang dimutilasi, dan penampakan aneh lain yang tidak bisa dijelaskan. Penampakan misterius di Bigelow Ranch telah lama terjadi sejak tahun 1950. Pasangan peternak Terry dan Gwen Sherman mengatakan pernah melihat serigala dengan ukuran sangat besar yang sedang menarik anak sapi. Dan mereka juga sempat melihat cahaya di langit yang diperkirakan adalah UFO. Seorang peneliti dari National Institute for Discovery Science, datang untuk membelinya, namun sang peneliti tidak pernah mau menjelaskan apa yang ditelitinya di peternakan tersebut.
4.Gunung Kholat Syakhl (The Dyatlov Pass)
Insiden 'Dyatlov Pass' mengacu pada sebuah peristiwa yang mengakibatkan kematian sembilan pendaki ski di utara pegunungan Ural pada malam 2 Februari 1959. Kejadian misterius tesebut terjadi di sebelah timur gunung Kholat Syakhl (Холат Сяхл) yang berarti Gunung Mati. Kurangnya saksi mata dan investigasi tentang kematian para pendaki telah melahirkan banyak spekulasi.
Para peneliti mengatakan mayat yang ditemukan menunjukkan tanda-tanda yang aneh, dua korban tengkoraknya retak, dua patah tulang rusuk, dan satu orang kehilangan lidahnya. Menurut beberapa sumber, dari empat korban 'pakaian mereka mengandung tingkat radiasi yang tinggi. Para peneliti Soviet hanya mengatakan bahwa "sebuah kekuatan aneh yang tidak dikenal telah menyebabkan kematian para pendaki ski ini. Akses ke kawasan tersebut ditutup selama 3 tahun setelah adanya insiden ini.
Kronologis kejadian pun sulit diketahui, mengingat tidak adanya korban yang selamat.
Beberapa peneliti mengklaim bahwa beberapa fakta yang tidak terjawab, mungkin diabaikan, oleh pejabat atau bahkan sengaja ditutup-tutupi : Setelah pemakaman, keluarga menyatakan bahwa kulit para korban menjadi aneh dan berwarna cokelat oranye.
Dalam wawancara pribadi, seorang mantan perwira mengatakan bahwa dosimeter menunjukkan tingkat radiasi yang tinggi pada Kholat Syakhl, dan ini adalah alasan untuk radiasi yang ditemukan di tubuh. Kelompok lain dari pejalan kaki (sekitar 50 kilometer selatan insiden) melaporkan bahwa mereka melihat bola oranye aneh di langit malam di utara (cenderung ke arah Kholat Syakhl) pada malam kejadian. Sangat mirip bola yang diamati pada Ivdel dan sekitarnya selama periode Februari-Maret 1959, dengan berbagai saksi independen (termasuk dari meteorologi dan militer).
