Brunch Dalam Kehidupan Masyarakat Kekinian
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Gaya hidup atau telah menjadi budaya?
Pada masa kemunculannya, brunch dilakukan setelah melangsungkan ibadah keagamaan yang biasanya selesai melebihi waktu sarapan. Itulah kenapa brunch pertama kali identik dengan akhir pekan atau hari Minggu. Brunch juga pada akhirnya diidentikan dengan kegiatan makan bersama keluarga di luar rumah, misalnya restoran. Namun, dalam 10 tahun terakhir, popularitas brunch kian meroket dan mengalami perluasan makna. Di negara yang pertama kali mengenalkan konsep ini, Amerika Serikat, brunch tidak lagi diidentikan dengan ritual setelah kegiatan keagamaan, tapi telah jauh berkembang menjadi tren yang membudaya. Brunch juga telah bertransformasi dari kegiatan makan bersama dengan keluarga menjadi lebih sering dijalani bersama teman-teman. Berdasarkan data di sosial media, brunch lebih terkenal di kalangan anak muda, dimana 76 persennya didominasi usia 25 tahun ke bawah.

Sumber gambar: http://www.gusto101.com/

