Di Balik Pembuatan Patung Es Raksasa (Ice Sculpture)

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pameran es ada di berbagai tempat di seluruh dunia, namun yang terbesar adalah di Harbin Cina. Kita bisa sangat terkesan oleh negeri es yang sangat besar, terdiri atas kastil besar, pyramid mesir, miniature tembok Cina dan lain sebagainya. Nah ternyata untuk membuat seni patung es atau Ice sculpture ini tidak bisa sembarangan lho. Sebagian besar seniman menghendaki es yang bersih, sama sekali tidak ada kotoran, atau gelembung udara yang terjebak di dalamnya sehingga mengganggu keindahan. Kadang ada mesin besar yang digunakan untuk mendorong keluar gelembung udara yang ada di air yang dijadikan es sehingga hasil es nya benar-benar bersih. Kalau kita ingin melakukannya secara manual, bisa dengan memanaskan air berkali kali, kemudian baru membekukannya. Lalu bagaimana cara membuat bentuk tertentu dengan es? Ada yang dengan menuang air di dalam centakan berbentuk yang dikehendaki, tetapi ini tidak bisa benar-benar disebut Ice sculpture. Ice sculpture yang sebenarnya harus dibuat dengan menggunakan tangan dengan alat-alat manual seperti gergaji, alat pahat, dan sebagainya. Seniman pemahat es harus bekerja sangat cepat di dalam freezer super besar di suhu 20 derajat Fahrenheit atau bahkan kurang, yang lebih dingin dari temperature kulkas kita. Kalau ada bagian yang patah, maka bagian yang patah itu dibasahi dan disatukan dengan bagian yang utama dan dibantu dengan butane agar akhirnya bisa membeku kembali secara cepat, teknik ini dinamakan welding.
sumber gambar : s-media-cache-ak0.pinimg.com

