2 Bagian Tubuh yang Tidak Berhenti Tumbuh

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Saat melewati masa pubertas atau pada usia dewasa, tidak sedikit di antara kita yang berpikir bahwa kita telah "berhenti tumbuh". Akan tetapi anggapan ini tidak semuanya benar, karena ada dua bagian penting dari tubuh yang ternyata tidak berhenti tumbuh meskipun usia semakin tua.
Di saat kita hanya melihat perubahan tinggi dan bentuk badan di masa pertumbuhan, tidak banyak yang menyadari bahwa hidung juga ikut tumbuh seiring bertambahnya usia.
Selain hidung, telinga juga merupakan salah satu bagian tubuh yang terus bertumbuh tanpa mengenal usia. Setelah pertumbuhan tubuh melambat hingga berhenti, hidung dan telinga akan terus bertambah besar.
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Forensic Science International mengamati adanya perubahan di bagian hidung pada beberapa kelompok etnis yang berbeda, yaitu orang keturunan Tiongkok, India, Melayu, Eropa Tengah, dan Afrika-Amerika.
Hasilnya, orang yang berusia lebih tua cenderung memiliki ukuran dan bentuk hidung yang lebih besar daripada orang berusia muda. Ini membuktikan bahwa ternyata hidung tumbuh mengikuti pertambahan usia seseorang. Apakah yang menyebabkan hidung dan telinga terus bertumbuh?
(sumber : https://jamaicahospital.org/newsletter/?p=3425 )
Ryan Neinstein, seorang praktisi bedah plastik di NYC Surgical Associates and Neinstein Plastic Surgery, menjelaskan apa yang membuat kedua fitur wajah ini berbeda dari bagian tubuh kalian yang lain.
Dr Neinstein menjelaskan bahwa proliferasi atau perbanyakan sel akan mendorong pertumbuhan tubuh kita. Sebagian besar sel dalam tubuh berhenti membelah saat pubertas. Ketika sel-sel di seluruh tubuh kita, seperti tulang, otot, dan sel-sel lemak berhenti berduplikasi, maka pertumbuhan berhenti.
Tulang di seluruh tubuh umumnya akan berhenti tumbuh karena pengaruh sel-sel otot dan lemak yang berhenti membelah. Namun, berbeda dengan yang lainnya, tulang rawan atau kartilago akan tetap tumbuh sepanjang hidup kita.
Hidung dan telinga sangat unik dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya karena terdiri dari jaringan lunak yang diselimuti kartilago yang terus tumbuh.
Oleh karena itu, menurut Dr. Neinstein, seseorang yang berusia 80 tahun akan memiliki lebih banyak sel di telinga dan hidung mereka dibandingkan ketika mereka berusia 20 tahun.
Jika kalian memerhatikan bahwa beberapa orang yang lebih tua tampaknya memiliki telinga dan hidung yang lebih besar, alasan sebenarnya adalah karena gravitasi.
Seiring bertambahnya usia, gravitasi menyebabkan tulang rawan di telinga dan hidung terurai dan mengendur sehingga menghasilkan penampakan yang lebih panjang dan sedikit turun. Penelitian telah memperkirakan bahwa telinga memanjang dengan laju sekitar 0,22 milimeter per tahun.
Tidak jauh berbeda dengan pendapat Dr. Neinstein, para Ahli dari Functional Anatomy Research Center (FARC) juga membuktikan bahwa hidung yang terus tumbuh dipengaruhi oleh faktor usia.
Mereka menemukan adanya peningkatan volume, area, dan jarak linier pada hidung saat usia seseorang bertambah. Dengan kata lain, peneliti membuktikan bahwa hidung tumbuh semakin besar dari waktu ke waktu.
Selain itu, mereka juga menemukan bahwa sudut di ujung hidung (bagian hidung yang menonjol di atas bibir) cenderung menurun. Hal ini disebabkan karena adanya penurunan kolagen dan elastisitas pada kulit, terutama di ujung hidung, sebagai efek penuaan. Akibatnya, hidung tampak lebih panjang.
Mulai memasuki usia remaja dan berlanjut hingga dewasa, pertumbuhan jaringan lunak di bagian hidung cenderung lebih cepat terjadi pada remaja perempuan dibandingkan laki-laki. Bahkan, tinggi hidung dapat meningkat hingga 2 kali lipat saat kalian menginjak usia 20 tahun dibandingkan saat kalian dilahirkan.
Walaupun hidung perempuan tumbuh lebih cepat, pada dasarnya hidung laki-laki cenderung lebih besar dibandingkan hidung perempuan. Pada perempuan, volume hidung dapat bertambah hingga 42 persen lebih besar pada di usia 18 sampai 30 tahun. Sementara pada laki-laki, hidung tumbuh membesar hingga mencapai 36 persen di usia yang sama.
Pertumbuhan hidung akan melambat saat memasuki usia 30 tahun. Menariknya, volume hidung dapat meningkat lagi di usia 50-60 tahun. Pada pria, peningkatan volume ini dapat mencapai 29 persen, sedangkan pada wanita hanya 18 persen.
Sumber:
https://www.rd.com/health/wellness/body-parts-dont-stop-growing/
https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/cara-hidung-tumbuh/
Sumber Gambar: Pixabay
