Guillotine

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Alat pemenggal kepala.
Guillotine adalah alat pemenggal kepala yang digunakan di Prancis dan negara Eropa lainnya untuk mengeksekusi terpidana hukuman mati, termasuk Raja Louis XVI dan Ratu Marie Anotinette. Nama Guillotine sendiri diambil dari nama seorang fisikawan dan politikus, Dr. Joseph-Ignace Guillotin yang tidak setuju akan hukuman mati terkait dengan hak asasi manusia. Namun karena saat itu hukuman mati tidak bisa dihapuskan dari Prancis akhirnya ia mengusulkan metode eksekusi yang cepat dan yang paling tidak menyakitkan. Alat pemenggal Guillotine sendiri tidak ditemukan oleh Dr. Guillotin melainkan oleh seorang ahli bedah Antoine Louis.
Saat ini hukuman mati sudah dihapuskan di Prancis. Guillotine terkahir kali digunakan pada tahun 1977.
Sumber gambar: Emerson Kent.
