Helm Sang Petualang Luar Angkasa

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Seperti apakah benda tersebut ?
Helm astronot melindungi pemakainya dari mikro meteoroid, sinar ultraviolet matahari dan juga radiasi inframerah. Helm ini terdiri dari cangkang pelindung, cincin leher, bantalan ventilasi dan lubang makan. Helm astronot khas seperti yang dipakai dalam misi Apollo terbuat dari polikarbonat yang diperkuat. Polikarbonat adalah plastik tahan bentangan tinggi yang juga dapat Anda temukan di kaca antipeluru dan bagian eksterior otomotif. Cincin leher adalah komponen penting dalam fungsi penyegelan tekanan dan menempelkan helm ke setelannya. Bantalan ventilasi biasanya diikat ke belakang, memiliki celah yang menyediakan fungsi arus ventilasi untuk pemakainya. Lubang makan berfungsi untuk masuknya air dan makan serta katup pembersih. Helm dan baju astronot sendiri pernah diberitakan menjadi pakaian termahal dari hasil produk sains dengan biaya pembuatan ratusan juta sampai miliaran rupiah.

Sumber gambar : NASA
