Hewan-Hewan Bisexual yang Ada di Dunia

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Hewan layaknya manusia, tidak semuanya heteroseksual. Ada juga dari mereka yang memiliki hubungan sesama jenis. Berikut adalah beberapa hewan di dunia ini yang biseksual. Apakah kamu sudah tahu sebelumnya?
Bonobo

Hewan primata ini terkenal sebagai makhluk yang paling doyan berhubungan seks dalam dunia hewan. Bonobo melakukan hubungan seks dengan semua jenis kelamin, tidak peduli jantan atau betina. Mereka juga tidak butuh alasan khusus untuk melakukan hubungan seks. Sedang capek? Seks. Sedang stress? Seks. Sedang marah? Seks. Apapun yang sedang dirasakan, maka seks adalah jawabannya. Menariknya, mereka adalah hewan yang merupakan kerabat terdekat manusia.
Singa Afrika
Singa merupakan salah satu hewan yang memiliki dorongan seks terbesar di antara hewan-hewan lainnya. Para saintis percaya bahwa singa jantan melakukan hubungan seks dengan singa jantan lainnya untuk memperkuat ikatan dan hubungan di antara singa jantan.
Angsa hitam
Sekitar 25 persen angsa hitam yang berkelamin jantan memiliki pasangan yang berjenis kelamin jantan juga. Mereka akan mencuri sarang dan melakukan hubungan seks bertiga, dua jantan dan satu betina. Setelah angsa hitam betina bertelur, kedua angsa hitam jantan akan mengusir angsa betina tersebut dari sarangnya dan membesarkan bayi-bayi angsa hitam tanpa ibunya. Menariknya, bayi-bayi angsa hitam yang dibesarkan oleh dua angsa jantan memiliki kemungkinan bertahan hidup sampai dewasa yang lebih besar jika dibandingkan dengan pasangan heteroseksual.
Orca atau paus pembunuh
Sebelum mencapai kedewasaan seksualitas, banyak paus pembunuh jantan yang “bermain-main” dengan teman-temannya yang juga jantan. Permainan tersebut melibatkan alat kelamin mereka. Bagaima cara mereka bermain? Seekor paus pembunuh akan berenang di bawah paus lainnya. Paus yang ada di bawah akan menyentuh dan menggosok-gosok bagian kelamin paus yang ada di atas dengan menggunakan moncong mereka. Kegiatan ini dilakukan untuk memuaskan satu sama lain dan dilakukan secara berbalas-balasan. Mereka akan memastikan bahwa penis mereka yang panjangnya mencapai tiga kaki mendapatkan perhatian penuh dalam permainan ini.
Burung camar
Burung camar adalah hewan pertama dari kelompok burung yang diketahui memiliki hubungan sesama jenis. Sekitar 14 persen burung camar betina yang hidup di pantai barat Amerika Utara bagian utara memiliki hubungan dengan burung camar betina lainnya. Ada dugaan hal tersebut terjadi bukanlah karena ketertarikan antara satu betina dengan betina lainnya, melainkan karena faktor kebutuhan. Jumlah burung camar jantan di daerah tersebut tidak sebanyak burung camar betina.
Flamingo
Burung berwarna pink ini juga dapat melakukan hubungan sesama jenis. Pernah ada pasangan flamingo sesama jenis di kebun binatang Edinburgh, Inggris yang mengadopsi seekor bayi flamingo. Bayi tersebut diadoptsi setelah orang tuanya yang merupakan pasangan heteroseksual flamingo menelantarkannya.
Cumi-cumi yang jauh di dalam laut
Cumi-cumi ini jarang terlihat karena mereka hidup di laut yang sangat dalam dan gelap. Hewan ini diketahui sebagai hewan biseksual dan akan melakukan hubungan seks karena alasan apa saja. Para saintis menduga bahwa makhluk laut ini menganut paham hole-is-a-hole, yang berarti hubungan seks dapat dilakukan bahkan dengan cara apa saja bahkan yang aneh sekalipun.
Jerapah
Jerapah juga merupakan hewan yang melakukan hubungan sesama jenis. Jerapah muda akan menggosok-gosokkan leher mereka ke leher jerapah lain untuk menunjukkan dominasi. Setelah pertarungan leher, mereka akan melakukan hubungan seks.
