kumparan
28 September 2019 18:21

Kalimat Terakhir yang Dikatakan Seseorang Sebelum Mereka Menghilang 1

Kasus orang hilang terus terjadi setiap hari. Beberapa dari mereka ditemukan, namun ada juga yang tidak ada kabarnya sampai sekarang. Terkadang sebelum menghilang, orang tersebut menyampaikan pesan terakhir yang aneh, seram, dan tidak terduga-duga. Kalimat tersebut dapat menjadi penanda bahwa mungkin mereka tidak akan kembali lagi. Berikut adalah kalimat-kalimat terakhir yang dikatakan seseorang sebelum mereka menghilang.
Missing. Sumber gambar: Wikimedia commons.
“Mereka mengejarku. Ada lebih dari satu”
ADVERTISEMENT
Michael “Mike” Mclain sedang ada di sebuah klub malam bersama teman-temannya pada tanggal 20 April 2019. Klub malam tersebut bernama Tropical Longue dan terletak di Nashua, New Hampshire. Pria berumur 20 tahun ini diduga tidak memiliki masalah yang mungkin membuatnya depresi.
Pada malam tersebut, sebuah pertengkaran terjadi antara dua wanita di dalam klub. Mereka kemudian keluar, situasi memanas, dan orang-orang datang berkumpul untuk menonton. Mike yang mengenali salah satu wanita tersebut berusaha melerai pertengkaran itu, tapi polisi telah dipanggil. Polisi menghalau para penonton dan saat itulah teman-teman Mike kehilangan jejak Mike.
Sebelum pukul dua pagi esok harinya, Mike menelepon bosnya dan berkata “Mereka mengejarku. Ada lebih dari satu.” Pesan aneh tersebut membuat bosnya cepat-cepat menelepon Mike kembali, tapi ia tidak mengangkatnya. Sejak malam itu Mike tidak pernah terlihat lagi.
ADVERTISEMENT
Keluarga Mike menyadari ada yang tidak beres ketika Mike tidak menelepon saat Paskah dan tidak menelepon adiknya saat adiknya tersebut ulang tahun. Kemungkinan besar ia meninggalkan klub malam dengan berjalan kaki. Telepon genggamnya terlacak terakhir kali aktif di McDonald’s yang jauhnya beberapa blok dari Tropical Longue, yaitu saat ia menelepon bosnya. Namun, tidak banyak petunjuk yang ditinggalkan Mike. Tidak ada aktivitas pada kartu kreditnya, dan ia tidak menuliskan apa-apa pada media sosialnya. Ia masih terus dalam pencarian sampai saat ini.
“Aku takut” / “Tidak apa-apa”
Pada 21 Juni 2013, Brookelyn Farthing dan adiknya, Paige dari Kentucky menjalani tes mengemudi untuk mendapatkan SIM. Selanjutnya mereka pergi ke pesta ulang tahun kakeknya yang ke-70 dan malamnya mereka bersama dengan sepupunya lanjut pergi ke pesta ulang tahun lain.
ADVERTISEMENT
Paige dan sepupunya memutuskan untuk pulang lebih awal, sementara Brookelyn berencana untuk menginap di rumah salah satu teman yang saat itu juga datang ke pesta tersebut. Namun rencana harus berubah karena teman Brookelyn memutuskan untuk menginap di rumah orang lain. Mereka pun bertengkar dan teman Brookelyn tersebut pergi.
Sebelum pesta usai, Brookelyn terlihat pergi bersama dua orang laki-laki. Satu laki-laki meninggalkan mereka, sementara yang satu lagi membawa Brookelyn ke rumahnya di Berea. Pada pukul empat pagi esoknya, Brookelyn menelepon Paige dan meminta sepupunya untuk menjemputnya. Namun, sepupunya tersebut terlalu mabuk untuk menyetir. Brookelyn tidak ingin ibunya yang menjemput sehingga ia pun menelepon mantan pacarnya yang sedang bekerja pada shift malam. Mantan pacarnya setuju untuk menjemputnya setelah selesai bekerja. Laki-laki pemilik rumah tersebut pergi dari rumah itu.
ADVERTISEMENT
Sebelum datang menjemput, mantan pacar Brookelyn menerima beberapa pesan dari Brookelyn yang berisi: “Bisa datang cepat?”, “Tolong cepat”, “Aku takut”, “Tidak apa-apa”, kemudian Brookelyn mengatakan bahwa ia pergi ke sebuah pesta di Rockcastle dekat Berea.
Mantan pacarnya bertanya dengan siapa ia pergi, namun tidak ada jawaban. Brookelyn pun tidak pernah terlihat lagi sampai sekarang.
Ketika pemilik rumah di Berea kembali, rumahnya sudah terbakar. Pemadam kebakaran menemukan beberapa barang Brookelyn masih ada di dalam rumah. Laki-laki tersebut berspekulasi bahwa api bermula dari rokok yang dihisap oleh Brookelyn sebelum ia pergi. Ia pergi meninggalkan rumahnya karena ia mengenal mantan pacarnya Brookelyn dan merasa tidak nyaman ada di rumah ketika mantan pacar Brookelyn tiba. Kepada laki-laki tersebut, Brookelyn juga menyebut-nyebut pesta yang sedang berlangsung di Rockcastle. Keberadaan Brookelyn tetap menjadi misteri, dan tidak ada penangkapan yang dilakukan sampai sejauh ini.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan