Konten dari Pengguna

Kisah di Balik 12 Mansion Terbengkalai di Dunia (Bagian 2)

Lampu Edison

Lampu Edison

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mansion, vila atau kastil merupakan simbol kemakmuran dan status pemiliknya pada masanya. Namun, beberapa di antaranya justru ditinggalkan begitu saja karena serangkaian peristiwa tragis dan misteri yang terjadi di dalamnya.

Selain Minxiong Ghost House, Halcyon Hall di Bennett School for Girls, Chaonei No. 81, Odd Fellows Home, Villa de Vecchi dan Bannerman Castle, yang disebutkan di bagian pertama, masih ada beberapa mansion terbengkalai lainnya yang menyimpan kisah yang menarik untuk diketahui. Berikut ulasannya

Los Feliz Mansion — Los Angeles, California

Los Feliz Mansion | Gambar oleh Jeremy Sternberg dari Flickr (https://flic.kr/p/7QoUUU)

Menurut cerita, mansion di puncak bukit ini adalah kediaman dari Dr. Harold Perelson, yang hidup bersama istri, dan ketiga anaknya. Sebagai seorang dokter yang dihormati di akhir 1950-an, Perelson mengejutkan kota ketika dia tiba-tiba secara brutal membunuh istri dan putrinya yang masih kecil dengan palu bola saat sedang tertidur. Setelah melakukan tindakan keji tersebut, Perelson mengakhiri hidupnya dengan minum asam dan pil penenang.

Banyak yang berspekulasi tentang penyebab peristiwa naas ini dan misteri mansion Los Feliz setelah pembantaian tersebut. Mansion Los Feliz telah dibeli dan dijual beberapa kali selama 60 tahun terakhir. Hingga 2016, pemilik membiarkan rumah dalam keadaan yang sama seperti pada tahun 1959.

Vila Wyckoff (Vila Carleton) - Pulau Carleton, New York

Vila Wyckoff yang terletak di Pulau Carleton di Sungai St. Lawrence, bagian utara New York adalah contoh lain dari mansion yang menyimpan kisah tragis. Vila ini dianggap sebagai salah satu mansion pertama di Zaman Emas, di sepanjang the thousand islands.

Pemilik Vila Wyckoff adalah William Wyckoff, seorang raja mesin tik Remington. Vila ini sendiri dibangun oleh arsitek William H. Miller. Wyckof mulai menempati vila ini sehari setelah selesai dibangun, yaitu tahun 1895. Sayangnya, Wyckoff mengalami serangan jantung pada tanggal 11 Juli, sebulan setelah istrinya, Ives Wyckoff meninggal dunia.

Setelah 30 tahun dirawat oleh keluarga, vila Wyckoff pun dijual ke perusahaan General Electric (GE). Awalnya GE berencana menghancurkan vila tersebut untuk pembangunan lapangan golf, namun akhirnya mereka hanya mengambil bagian yang masih berguna dan membiarkan bangunannya rusak.

Lynnewood Hall - Elkins Park, Pennsylvania

Lynnewood Hall | Gambar oleh Shuvaev dari wikimedia commons

Dibangun pada akhir abad ke-19, Lynnewood Hall adalah mansion Neo-klasik Zaman Emas dengan masa lalu yang penuh penyesalan. Kolektor seni dan taipan yang sangat kaya, Peter A.B. Widener menugaskan arsitek terkenal Horace Trumbauer untuk membangun mansion dengan 110 ruangan dan 55 kamar tidur. Rumah mewah dari batu kapur ini dibangun tidak lama setelah kematian istri Widener, dan dipenuhi dengan karya dan lukisan terkenal (beberapa oleh El Greco, Rembrandt, dan Donatello).

Widener adalah investor besar di RMS Titanic. Tragisnya, putra tertua Widener yang menjadi pewaris, yaitu George Widener dan keluarganya menjadi penumpang dalam pelayaran perdana kapal naas tersebut. George Widener dan putranya tewas, sementara istrinya, Eleanor, selamat dengan sekoci.

Lynnewood Hall akhirnya dikelola oleh Putra Widener yang lebih muda, Joseph, sampai kematiannya pada tahun 1943. Vila ini pun tidak ada yang mengklaim, dan ditinggalkan begitu saja, namun banyak dekorasi berharganya yang diambil.

The Craig House Hospital - Beacon, New York

Craig House Hospital | Gambar oleh Anne Burgess - geograph.org.uk/p/4985438

Rumah gotik ini awalnya dibangun sebagai bagian dari Tioronda Estate oleh Frederick Clarke Withers pada tahun 1859. Craig House Hospital dibuat untuk Joseph Howland. Setelah kematian Howland, Dr. Clarence Slocum mengubah mansion itu menjadi salah satu rumah sakit jiwa swasta berlisensi pertama pada tahun 1915. Rumah sakit itu merawat secara pribadi beberapa nama-nama besar, termasuk Rosemary Kennedy, Zelda Fitzgerald, dan Jackie Gleason.

Namun, menjelang pergantian abad, reputasi Craig House Hospital yang dulu sangat dihormati menjadi hancur oleh serangkaian peristiwa kematian dan bunuh diri yang tidak terduga, kebakaran, dan kerusakan umum. Rumah sakit ini ditutup sepenuhnya pada tahun 1999 dan ditinggalkan begitu saja. Saat ini, Craig House Estate ( dan properti sekitarnya) direncanakan untuk dijadikan hotel dan spa mewah.

Kastil Lennox - East Dunbartonshire, Inggris

Kastil Lennox | Gambar oleh Ron Shephard dari wikimedia commons

Sekitar awal 1840-an, tepat di utara Glasgow, mansion dan kastil ini dibangun untuk John Lennox Kincaid dari keturunan Earl of Lennox. Pada tahun 1927, kastil Lennox dibeli oleh Perusahaan Glasgow dan diubah menjadi rumah sakit jiwa. Bangunan di sekitar kastil utama dipotong untuk menampung lebih dari 1.200 pasien. Namun, menjelang pertengahan abad, perkelahian dan kerusuhan mulai terjadi di antara pasien.

Pada tahun 2002, Rumah Sakit Kastil Lennox secara resmi ditutup dan bangunan-bangunan lain di properti tersebut dirobohkan. Klub Sepak Bola Celtic sempat berusaha membangun fasilitas pelatihan di kastil tersebut. Saat ini, kondisi kastil telah mengalami kerusakan akibat kebakaran dan faktor alam, namun keindahan bangunannya masih tetap terlihat.

Kastil Dundas - Roscoe, New York

Kastil Dundas | Gambar oleh Peter Bond dari wikimedia commons

Kastil Dundas atau kadang disebut Kastil Craig-E-Claire awalnya merupakan bangunan pondok kecil yang dibangun oleh Bradford Lee Gilbert sekitar tahun 1880. Pada tahun 1915, pemilik baru Ralph Wurts-Dundas memutuskan untuk membangun struktur yang lebih mirip kastil, meskipun tak lama setelah itu ia meninggal dunia.

Dilansir dari situs atlas obscura, pada tahun 1922, setahun setelah kematian Dundas, istrinya Josephine Wurts-Dundas, berkomitmen ke sanatarium, tanpa pernah tinggal di kastil. Setelah komitmennya itu, kekayaan Dundas pun jatuh ke anak satu-satunya, yaitu Muriel Harmer Wurts-Dundas. Sayangnya, sebagian besar kekayaan yang diwarisi justru dicuri oleh penjaga kastil, yang bertindak sebagai pengawalnya pada saat itu.

Beberapa saat kemudian, Muriel menikah dan meninggalkan properti tersebut. Untuk beberapa waktu, kastil Dundas digunakan sebagai perkemahan musim panas untuk anak-anak, sebelum dibeli oleh kelompok Masonik setempat sebagai tempat peristirahatan.

Pada akhirnya, kastil Dundas berhenti beroperasi, dan hingga saat ini bangunan tersebut telah ditinggalkan dengan kondisi rusak akibat faktor alam dan vandalisme. Konon, hantu Josephine masih terus menghantui bangunan tersebut.

Sumber:

https://www.rd.com/list/stories-of-abandoned-mansions/

https://www.atlasobscura.com/places/craig-e-clair-castle