Konten dari Pengguna

Kehidupan Macan Tutul di Mumbai

Lampu Edison

Lampu Edison

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Macan Tutul (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Macan Tutul (Foto: Pixabay)

Bertambahnya penduduk yang drastis membuat alam bebas semakin banyak dikonversi untuk keperluan tempat tinggal manusia, yang artinya semakin kecil habitat untuk hewan-hewan liar. Hal ini juga terjadi di Mumbai, India yang daerah metropolitannya memiliki penduduk mencapai 18 juta jiwa atau sekitar dua kali lipat dari penduduk Jakarta.

Di Mumbai ada sebuah taman nasional yang bernama Sanjay Gandhi dimana hewan-hewan bisa tinggal. Namun tampaknya, hewan seperti macan tutul mulai meninggalkan taman nasional ini dan masuk ke tengah kota Mumbai. Setidaknya dilaporkan ada 35 macan tutul yang hidup di Mumbai dan cara hidup mereka-pun mulai berubah dari hidup secara sendiri-sendiri jadi mulai hidup berkelompok.

Macan tutul kota ini tidak selalu hidup harmonis dengan masyarakat. Namun ada beberapa orang yang dipekerjakan secara khusus untuk menjaga hubungan antara macan tutul dan manusia, sehingga kemungkinan manusia dimakan oleh macan tutul tersebut bisa diminimalisir.

Macan-macan ini sepertinya mulai beradaptasi dengan kehidupan kota Mumbai. Mereka memakani bangkai-bangkai hewan ternak yang ada di peternakan kota.