Konten dari Pengguna

Mengapa Kambing Memiliki Bau Khas?

Lampu Edison

Lampu Edison

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kambing. Foto: Zabur Karuru/Antara foto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kambing. Foto: Zabur Karuru/Antara foto

Bau pada kambing ini sebenarnya tersusun dari senyawa khas yang dicari oleh para pembuat parfum.

Bahkan setelah dagingnya dimasak bau ini tetap tertinggal. Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan bau khas kambing ini?

Bau yang Dicari oleh Perfumer

Perfumer atau para pembuat parfum hingga saat ini masih mencoba meniru bau feromon, bau yang membuat lawan jenis menjadi bertekuk lutut. Secara definisi, feromon berarti senyawa kimia yang dapat memacu respons berupa perilaku dari spesies yang sejenis.

Ada banyak jenis feromon yaitu feromon alarm yang dihasilkan tubuh saat berada dalam keadaan bahaya, feromon food trail yang dihasilkan saat membaui makanan, hingga yang paling terkenal yaitu seks feromon yang muncul karena adanya bau tertentu dari lawan jenis yang dapat memicu gairah seks. Dalam konteks bau kambing ini, seks feromon yang akan dibahas.

Menariknya, bau yang sangat khas yang biasanya kita jumpai pada kambing yang selalu membuat manusia menjauh, namun ternyata membuat betina mendekat dan menjadi tinggi gairah seksnya. Meskipun jauh berbeda dengan bau parfum, bau ini dapat dikategorikan sebagai feromon. Membaui bau bulu kambing jantan dapat membuat kambing betina memasuki masa ovulasi sehingga menjadi siap kawin.

Fakta menarik ini ditemukan oleh Ken Murata dan koleganya dari University of Tokyo, Jepang. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam current research dengan judul “Identification of an Olfactory Signal Molecule that Activates the Central Regulator of Reproduction in Goats” dan terbit pada tanggal 27 Februari, 2014.

Membangkitkan Gairah Betina

Dengan memanfaatkan topi kambing berisi alat yang bisa menangkap gas. Gas dari kepala kambing ini kemudian dianalisis kandungannya menggunakan alat yang bernama gas chromatography mass spectrometry analysis (GC-MS).

Kemudian ditemukan bahwa senyawa dalam bau kambing adalah 4-ethyloctanal. Bau ini disintesis di bagian kulit kepala tepatnya di kelenjar keringat dan kemudian tersebar di seluruh bulu maupun urin pada kambing jantan. Setelah itu, Murata dan koleganya melakukan analisis dengan menggunakan Electro encephalo graph (EEG) untuk merekam aktivitas kelistrikan di otak kambing betina saat mencium bau feromon kambing jantan tersebut. Hasilnya, terbukti bahwa feromon tersebut dapat memicu reaksi seksual di otak kambing betina.

Kambing yang Dikebiri vs Kambing Jantan di Masa Kawin

Lebih menarik lagi, ternyata kambing jantan yang telah dikebiri tidak dapat memproduksi molekul feromon ini. Kambing jantan yang belum dewasa juga tidak mengeluarkan bau ini. Sebaliknya, kambing jantan yang sedang dalam masa kawin memiliki bau feromon yang lebih kuat daripada biasanya. Kambing jantan menjadi dewasa dalam jangka waktu yang lebih cepat daripada betina. Terkadang hanya dalam waktu 2 bulan anak kambing telah mencapai tahap dewasa.

Saat membaui feromon yang dikeluarkan pejantan ini, bagian hipotalamus dari kambing betina mengeluarkan Gonadotropin releasing hormone (GnRH) yang merupakan indikasi produksi Luteinizing Hormon (LH) yang berperan dalam kesuburan di masa ovulasi mamalia. Jeremy Smith, seorang neuroendocrinologist dari University of Western Australia, mengatakan awal penemuan feromon jantan pada kambing ini membuka kemungkinan untuk ditemukan feromon pada spesies mamalia yang lain. Menemukan senyawa feromon ini sangat berguna untuk bidang peternakan hewan agar tercapai produksi baik daging dan susu yang cukup. Dengan ditemukannya senyawa feromon yang sesuai maka sedikit bau sudah mampu memicu perkawinan antara jantan dan betina tanpa perlu suntikan hormon apapun pada betina.

Menghilangkan Bau pada Daging Kambing

Penjelasan di atas adalah melalui pendekatan sains. Lalu mengingat Hari Raya Idul Adha akan dirayakan dalam waktu dekat, ritual memasak dan makan daging kambing baik sebagai sate ataupun gulai adalah kebiasaan yang sangat umum. Lalu bagaimana cara menghilangkan bau kambing yang amat mengganggu ini?

Caranya adalah membersihkan dan merendam dengan berbagai pilihan cairan, seperti susu, cuka, atau air jeruk nipis selama semalam. Cuka secara alami dapat membunuh bakteri dan juga menghilangkan berbagai macam bau tidak sedap.

Sumber : https://www.sciencenews.org/blog/scicurious/chemical-male-goat-odor-drives-lady-goats-wild

Ilustrasi Kambing jantan. Sumber Gambar : Pixabay