Mengapa Pembalap Mengemudi dalam Posisi Rebahan?

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Posisi pembalap di belakang kemudi hampir mirip posisi rebahan.
Posisi ini disebut juga dengan posisi lateral dan mengikuti desain aerodinamis mobil balap F1 seperti Mercedes dan Ferrari. F1 yang merupakan singkatan dari Formula 1 adalah acara puncak dari balapan mobil dengan pengemudi tunggal yang diadakan oleh Fédération Internationale de l'Automobile yang dimiliki oleh Formula One Group. Setiap acara balapan disebut dengan Grand Prix. Posisi menyetir seperti ini berkaitan dengan gaya seret (drag), gaya tekan ke bawah (downforce), dan juga pusat gravitasi.
Drag (Gaya seret)
Gaya seret dapat didefinisikan sebagai seberapa mudah sebuah benda, yang dalam hal ini mobil balap melaju dengan aliran udara yang bekerja berlawanan arah dengan laju mobil. Semakin tinggi kecepatan sebuah objek yang melaju semakin besar juga hambatan udara yang didapat. Demikian juga semakin lebar sebuah benda yang melaju semakin besar juga daya hambat udara. Karena kecepatan yang dibutuhkan haruslah tinggi, maka desainer mobil balap mendesain F1 serendah mungkin untuk mengurangi luas area yang ada sehingga daya hambat oleh udara bisa dikurangi. Karena desainnya yang amat rendah, maka posisi kemudi yang memungkinkan adalah posisi hampir rebahan.
Downforce (Gaya tekan ke bawah)
Saat sebuah objek melaju dengan amat kencang, maka angin akan cenderung memberikan gaya dorong dari bawah sehingga mobil cenderung terangkat ke atas. Untuk mengatasi hal ini, maka desainer mobil balap F1 mendesain semacam sayap besar di bagian depan dan belakang mobil balap. Fungsi sayap-sayap in adalah untuk memberikan gaya dorong ke bawah (downforce) untuk mencegah mobil terangkat ke atas saat melaju dengan kecepatan tinggi. Hal ini penting karena jika mobil terangkat ke atas, maka akan mengurangi stabilitasnya dalam melaju. Desain body yang rendah juga membantu mengurangi gaya angkat ke atas karena udara.
Center of Gravity (Pusat Gravitasi)
Gravitasi adalah gaya yang cenderung menarik benda ke arah ground (pusat bumi). Menjadikan mobil balap memiliki struktur body yang rendah menjadikan mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi menjadi lebih stabil terutama saat menikung, mengerem, atau menambah kecepatan.
Untuk bisa mengerti hal ini dengan lebih baik, maka kita bisa membayangkan bahwa kita ada di sebuah mobil biasa sebagai penumpang. Jika pengemudi menambah kecepatan secara mendadak, maka tubuh kita akan cenderung terdorong ke belakang. Sementara jika pengemudi mengerem mendadak, maka tubuh kita akan cenderung terdorong ke depan. Tidak hanya penumpang, pengemudi juga mengalami impact yang sama terdorong ke depan dan belakang. Ini biasanya mengurangi efisiensi waktu. Untuk menjadikan waktu lebih efisien, mobil balap didesain serendah mungkin sehingga pengemudi di dalamnya tidak akan mengalami impact seperti yang disebutkan di atas. Karena sirkuit F1 amatlah panjang, maka pengemudi benar-benar harus menghemat waktu dan mampu melewati tikungan tajam tanpa harus mengalami impact yang memperlambat lajunya.
Desain Kursi Kemudi
Posisi pengemudi F1 tidaklah benar-benar rebahan, namun nyaris rebahan (posisi lateral). Ukurannya didesain sepresisi mungkin agar pedal dapat dijangkau dengan nyaman oleh kaki. Selain itu, lebar kursi kemudian juga didesain se-pas mungkin dengan badan pembalap untuk meminimalisir dorongan pada tubuh pembalap ke arah kiri dan kanan. Kursi kemudi juga berbentuk cekung agar nyaman diduduki dalam jangka waktu yang lama. Namun, dengan posisi ini pengemudi hanya mendapat pandangan yang terbatas tentang apa yang ada di depan kemudi. Maka dari itu, pembalap mendapatkan training intensif untuk melatih insting dan refleks agar bisa mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai objek yang ada di depan kemudi.
Seperti olahraga jenis lain, F1 juga dianggap sebagai ladang bisnis. Tim terkenal Scuderia Ferrari misalkan, dihargai seharga 1.3 milyar Dollar Amerika Serikat. Pengemudi memang memainkan peran yang amat penting. Namun, desain dan manufaktur serta ahli mekanik mobil juga memainkan peran yang tidak kalah pentingnya. Mercedes AMG Petronas tim misalnya, mereka selalu memenangkan kejuaraan dari 2014-2018 walaupun pengemudinya berbeda-beda.
Sumber : Scienceabc
