Meteora, Biara di Langit-langit Yunani

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meteora merupakan kompleks biara orthodoks timur terbesar sekaligus terpenting di Yunani. Di biara yang tinggi menuju langit-langit, ada 60 biksu dan biarawati yang mengabdi di kompleks biara ini.
Di masa lalu, biara dan penghuninya ini menjadi pelindung bagi Yunani. Kini, Meteora telah menjadi salah satu destinasi wisata paling populer. Meteora berada di wilayah Kalambaka, yang hanya beberapa jam dari ibu kota Athena.
Meteora dibangun pada abad ke 14. Saat itu biksu Athanasios Koinovitis membawa pengikutnya dari gunung Athos ke Meteora untuk mencari tempat beribadah yang tenang. Dalam perjalanannya, mereka bertemu dengan suku Hermit yang memiliki kemampuan panjat tebing yang mengagumkan sehingga mereka dapat hidup dengan mudah di gua dan celah gunung yang sangat tinggi.
Melihat ini, biksu memiliki ide untuk mempekerjakan mereka untuk membangun biara di atas tebing-tebing terjal. Meteora diselesaikan dari tahun 1356-1372. Nama Meteora sendiri memiliki arti yaitu “tergantung di langit”.
Latar belakang alam Meteora yang menakjubkan telah menjadi inspirasi banyak film terkenal yang salah satunya adalah Game of Thrones.
