Konten dari Pengguna

Mitos Ketika Berada di Luar Angkasa (Bagian 1)

Lampu Edison

Lampu Edison

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang pensiunan astronot asal Kanada, Chris Hadfield, dalam videonya bersama WIRED berbagi pengetahuan mengenai ruang angkasa. Berdasarkan pengalaman Chris selama 21 tahun menjadi astronot dan melakukan spacewalk* sebanyak dua kali, Chris membantu kita untuk meluruskan mitos-mitos yang sering beredar di kalangan publik tentang ruang angkasa. Berikut mitos-mitosnya beserta penjelasan faktanya.

Astronot Mike Hopkins saat melakukan spacewalks. Sumber: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Astronot Mike Hopkins saat melakukan spacewalks. Sumber: Wikimedia Commons

1. Tubuh akan terbakar hingga garing jika terhisap keluar dari pesawat ruang angkasa

Tanpa perlengkapan pakaian astronot, jika tubuh terhisap dari airlock** ke ruang hampa luar angkasa dan terpapar langsung oleh radiasi matahari maka tubuh akan langsung “terbakar hingga garing”. Chris menyatakan hal itu tidak sepenuhnya benar. Faktanya ternyata bisa lebih parah dari itu. Suhu luar angkasa ketika berada di area bayangan matahari adalah sekitar minus 250 derajat celcius, sedangkan area terpapar matahari sekitar plus 250 derajat celcius. Dengan perbedaan suhu seperti itu para astronot menganalogikan kondisi itu seperti tubuh yang berbaring pada sebuah lempeng besi panas dengan kantong es kering berada di atas tubuh Anda. Kondisi seperti itu menyebabkan paru-paru akan langsung terhisap hingga pipih, darah akan langsung mendidih, serta munculnya gelembung-gelembung kecil di sekujur tubuh karena tidak adanya tekanan udara di luar tubuh. Secara singkat, jika Anda berada di ruang hampa udara luar angkasa tanpa perlengkapan pakaian astronot, maka tubuh Anda akan membeku, mendidih, dan terbakar secara bersamaan dengan waktu yang sangat singkat.

2. Jika tidak berolahraga secara teratur maka Astronot dapat pingsan dan mungkin saja meninggal.

Seringkali terdengar bahwa astronot wajib melakukan olahraga secara teratur ketika sedang bertugas di angkasa. Pernyataan tersebut tidaklah benar. Bekerja dan hidup di pesawat luar angkasa adalah sebuah pekerjaan paling “santai dan malas” yang pernah ada. Ketika berada di dalam pesawat luar angkasa, dengan tingkat gravitasi yang rendah, seorang astronot terasa seperti tidak memiliki bobot badan. Para astronot bahkan tidak perlu mengeluarkan energi untuk mengangkat jari jemari mereka, tidak perlu menahan beban berat lengan, kepala, atau kaki mereka. Tetapi bagaimanapun para astronot akan kembali ke bumi, dan jika tidak melakukan olahraga, ketika sesampainya di bumi maka tubuh yang selama berbulan-bulan tidak melakukan aktivitas normal seperti saat berada di bumi, akan terasa seperti potongan daging yang tidak bertulang. Jadi, untuk menjaga kebugaran tubuh dan tulang, para astronot melakukan olahraga selama dua jam per hari selama bekerja di angkasa. Faktanya, di dalam pesawat luar angkasa tersedia perlengkapan olahraga seperti treadmill dan sepeda.

Astronot André Kuipers sedang berolahraga dengan treadmill. Sumber: Wikimedia Commons

3. Ruang Angkasa beraroma seperti steak gosong

Mungkin anda pernah mendengar rumor bahwa ruang angkasa memiliki aroma tertentu, yaitu seperti aroma daging steak gosong atau seperti semacam aroma barbeque. Hal tersebut benar adanya. Chris mengungkapkan bahwa aroma luar angkasa yang menempel di pakaian astronot mereka sedikit beraroma seperti daging panggang dan sedikit seperti bubuk mesiu. Hal ini juga dibenarkan oleh astronot lain yaitu Don Pettit. Pettit mengungkapkan bahwa ketika ia menyambut dua astronot yang baru menyelesaikan misi spacewalk, ia dapat mencium aroma unik seperti bau las logam yang manis. Pettit menceritakan bahwa aroma luar angkasa mengingatkannya pada saat ia bekerja berjam-jam dengan obor las. Pettit menyatakan aroma luar angkasa tercium kuat pada pakaian astronot baik pada baju, helm, sarung tangan, dan peralatan astronot lainnya. Pettit juga mengungkapkan aroma luar angkasa lebih menempel pada bahan berupa kain dibandingkan dengan bahan plastik ataupun bahan logam.

Luar angkasa beraroma seperti steak gosong dan las logam yang manis. Sumber: PxHere

*Spacewalk adalah segala kegiatan yang dilakukan oleh astronot di luar pesawat ruang angkasa saat berada di ruang hampa udara di luar angkasa. Spacewalk pertama kali dilakukan oleh astronot asal Rusia, Alexei Leonov, selama 10 menit. Saat ini spacewalk bisa dilakukan hingga 8 jam tergantung pada pekerjaan yang dilakukan di luar pesawat.

**Airlock pada pesawat ruang angkasa merupakan sebuah ruang penyangga udara yang dapat meminimalisir perubahan tekanan ekstrim antara tekanan luar dan dalam pesawat luar angkasa. Airlock umumnya memiliki dua pintu yang didesain untuk menutup secara otomatis menggunakan tekanan udara.

Sumber:

https://www.wired.com/video/watch/space-myths

https://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2178231/What-does-space-smell-Meat-metal-say-astronauts.html

https://www.nasa.gov/audience/forstudents/k-4/stories/nasa-knows/what-is-a-spacewalk-k4.html