Mood swing, perubahan suasana hati secara drastis

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semua orang memiliki perubahan suasana hati — dikenal sebagai mood swing. Kita bisa merasa sangat bahagia, tetapi tak lama kemudian kita mendadak diselimuti kesedihan. Suatu saat kita bisa merasa bersemangat menjalani hari, namun kemudian, di hari yang sama, kita bisa merasa sangat jenuh dan lelah dengan semua rutinitas. Hal ini mungkin wajar bagi sebagian besar orang. Pada dasarnya, suasana hati adalah kondisi psikologis dasar sebagai reaksi tubuh terhadap lingkungan atau situasi tertentu. Terkadang, luapan emosional ini (baik atau buruk) bisa tampak berlebihan mengalahkan kepentingan rangsangan tersebut.
Selama perubahan emosi tidak berdampak kepada kehidupan sehari-hari, maka hal ini masih dapat dianggap normal. Namun apabila perubahan suasana hati terjadi secara drastis, sering, berlarut-larut, dan hingga menganggu aktivitas, hal ini perlu diwaspadai. Contohnya adalah mood swing yang berlangsung selama beberapa hari atau lebih, membuat Anda menjadi sangat senang dan sedih secara tidak terkontrol, impulsif, sangat mudah tersinggung, dan tidak bisa tidur, atau bila perubahan mood sampai mengganggu kegiatan sehari-hari dan merusak hubungan dengan orang terdekat.
Perhatikan juga jika mood swing telah mencapai tingkatan yang lebih parah, seperti menimbulkan rasa ingin melukai diri sendiri atau mengakhiri hidup. Mood swing yang muncul bersamaan dengan gejala-gejala tersebut bisa jadi merupakan pertanda gangguan kesehatan mental.
Salah satu kemungkinan penyebab perubahan suasana hati adalah ketidakseimbangan dalam kimia otak yang berhubungan dengan pengaturan suasana hati dan perubahan hormon yang dihasilkan tubuh, tergantung pada banyak faktor berbeda. Berikut adalah contoh beberapa penyebab terjadinya mood swing.
- Cuaca
Sinar matahari dapat mempengaruhi otak kita hampir langsung melalui bagian terluar tengkorak dan bagian lain dari otak untuk memicu produksi endorfin yang merupakan hormon “mood baik”, yang membuat kita merasa senang dan bahagia. Kurangnya paparan sinar matahari, misal saat cuaca mendung berangin dan hujan, membuat tubuh kekurangan banyak endorfin, menyebabkan banyak orang mengalami ‘SAD’ ( Seasonal Affective Disorder), yang merupakan ketergantungan berlebihan terhadap cuaca untuk mengatur suasana hati kita.
- Makanan
Makanan dapat memiliki berbagai efek berbeda pada tubuh kita. Tidak hanya menyediakan kita dengan energi, makanan juga mencukupi asupan bahan kimia dalam otak, seperti dopamin. Dopamin adalah pusat reward dalam otak yang diproduksi setelah berhubungan seks atau saat kita melahap makanan saat lapar, untuk mendorong kita mengulang perilaku ini.
- Sistem imun
Sistem kekebalan tubuh juga bisa memainkan peran naik turunnya mood kita. Saat kita sakit, hal ini bisa membuat tubuh kita merasa tertekan dan akhirnya juga mempengaruhi mood kita.
- Pubertas, Pre Menstrual Syndrome (PMS), atau menopause
Perubahan mood bisa terkait dengan naik turunnya kadar hormon tubuh, khususnya estrogen, sepanjang siklus menstruasi. Estrogen mulai naik secara perlahan setelah siklus menstruasi berakhir, kemudian mencapai puncaknya dua minggu kemudian. Setelah itu, kadar estrogen dalam tubuh mulai menurun tajam sebelum mulai naik perlahan dan turun lagi menjelang siklus baru dimulai.
Jika perubahan emosi ini tidak sampai mengganggu kehidupan sehari-hari, mood swing biasanya bisa mereda sendiri tanpa perawatan khusus. Meski begitu, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mencegah munculnya perubahan mood ini, yaitu:
- Menjalani gaya hidup sehat
Menerapkan pola hidup yang sehat, termasuk olahraga teratur, tidur yang cukup, konsumsi makanan sehat, dan mengelola stres, dapat membantu menjaga mood tetap stabil.
- Membuat mood diary
Jika mood swing sering dirasakan, amati tiap kali perubahan suasana hati ini terjadi, kapan waktunya dan apa alasannya. Kemudian catat dalam buku catatan pribadi. Dengan memerhatikan pola-pola tersebut, faktor pemicu mood swing dapat lebih mudah dikenali, sehingga bisa dihindari.
- Berkonsultasi ke pskiater atau psikolog
Untuk mood swing yang parah atau sangat sering terjadi, hingga menyebabkan gangguan aktivitas sehari-hari, sebaiknya dikonsultasikan pada pskiater atau psikolog. Psikiater atau psikolog dapat membantu Anda mengindentifikasi penyebab mood swing sekaligus memberikan penanganan yang tepat. Mood swing yang disebabkan oleh gangguan mental sulit sembuh dengan sendirinya. Tanpa penanganan medis, sering kali kondisi penderita menjadi semakin buruk. Pasien dengan mood swing dapat menjalani sesi konseling, dan setelah faktor penyebabnya diketahui, dokter akan memberikan penanganan, baik dengan psikoterapi maupun pemberian obat-obatan.
