Konten dari Pengguna

Patung Liberty Awalnya Bukan untuk Amerika Serikat

Lampu Edison

Lampu Edison

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembuatan Patung Liberty di New York merupakan hasil inspirasi dari perempuan Arab penjaga Terusan Suez di Mesir. Pada awalnya patung ini akan menjadi sebuah mercusuar di Terusan Suez.

Menurut US National Park Service (lembaga yang menjaga patung tersebut), pada awalnya pematung Perancis yang merancang Patung Liberty, Frederic Auguste Bartholdi melakukan perjalanan ke Mesir tahun 1855-1856. Dia juga memiliki ketertarikan terhadap monumen besar dan patung-patung raksasa yang ada disana.

Mesir sendiri pernah membuat proposal terkait pembangunan mercusuar bagi Terusan Suez pada tahun 1869. Oleh karena itu, Bartholdi merancang patung besar yang menggambarkan seorang perempuan berjubah yang memegang obor, yang disebut “Mesir Membawa Cahaya ke Asia”.

Pada awalnya, patung itu mengambil sosok seorang perempuan petani berkerudung dengan maksud untuk menggambarkan sebagian besar rakyat Mesir yang penduduknya adalah Muslim. Namun, usulan tersebut secara bertahap berkembang menjadi seorang dewi raksasa. Akhirnya diputuskan oleh Perancis untuk diberikan kepada Amerika sebagai hadiah dan pengingat akan perjuangan demokrasi bagi negaranya sendiri.

Patung Liberty memiliki ketinggian 93 meter (Foto: AFP PHOTO / Bryan R. Smith)