Penetapan Bahasa Afrikaan Sebagai Bahasa Resmi Afrika Selatan

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bahasa Afrikaan menggantikan bahasa Belanda sejak tahun 1925
Berdasarkan UU No. 8 Tahun 1925, Afrikaan menjadi salah satu bahasa resmi yang dimiliki Afrika Selatan. Bahasa Afrikaan pada awalnya ditambahkan sebagai bagian dari bahasa Belanda, meskipun pada praktiknya Bahasa Afrikaan akhirnya menggeser penggunaan bahasa Belanda yang tidak lagi digunakan. Ditetapkannya bahasa Afrikaan ini diawali oleh usulan C.J. Langenhoven yang merupakan anggota Dewan Provinsi Cape untuk mengganti bahasa Belanda sebagai media pengajaran di seluruh sekolah dasar di sana hingga sampai kepada standar IV. Usulan tersebut secara bulat diadopsi oleh 3 privinsi, kecuali Provinsi Natal yang menolak keputusan tersebut. Peristiwa yang terjadi pada 23 April 1914 itu kemudian ditindaklanjuti sampai pada tahun 1919 Alkitab berbahasa Belanda mulai diterjemahkan ke dalam bahasa Afrikaan. Selanjutnya pada 8 Mei 1925, melalui sidang gabungan Dewan Perwakilan dan Senat mengesahkan UU Bahasa Resmi Persatuan No. 8 Tahun 1925. Maka melalui UU ini, bahasa Belanda resmi digantikan oleh bahasa Afrikaan bersama dengan bahasa Inggris.

Sumber gambar: commons.wikimedia.org
