Konten dari Pengguna

Prinsip Kerja Kacamata (Bagian 2)

Lampu Edison

Lampu Edison

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bentuk lengkung mata mempengaruhi terjadinya rabun jauh atau rabun dekat.

Penderita rabun dekat tidak bisa melihat objek dalam jarak dekat. Ini terjadi karena cahaya yang masuk ke mata difokuskan dan jatuh di depan retina, bukan di retina itu sendiri. Penderita rabun jauh memiliki masalah yang berkebalikan. Pada penderita rabun jauh cahaya jatuh di belakang retina akibat bentuk lengkung mata yang abnormal. Ini menyebabkan benda-benda yang berada pada jarak jauh menjadi buram atau tidak fokus.

Beberapa orang memiliki penglihatan buram bukan karena rabun jauh atau dekat, tetapi karena astigmatism. Pada astigmatism bentuk lengkung mata penderita tidak beraturan. Ketiga jenis abnormalitas pada mata ini dapat dikoreksi dengan menggunakan kacamata. Kacamata adalah lapis lensa yang memiliki kelengkungan meniru lengkung pada mata. Lensa ini bisa mengumpulkan cahaya yang masuk sebelum mengenai mata.

Ada dua jenis lensa yang digunakan untuk membuat kacamata. Pada lensa cembung yaitu lensa melengkung ke dalam, digunakan untuk orang-orang yang menderita rabun dekat. Lensa ini menggeser fokus cahaya yang masuk sedikit ke belakang ke arah retina. Lensa cekung yaitu lensa yang melengkung keluar digunakan untuk penderita rabun jauh. Lensa ini menggeser fokus cahaya sedikit ke depan sehingga dapat jatuh tepat di retina.

Sumber : Glassescrafter

Sumber Gambar : Warby Parker